Selasa, 30 November 2021

KPK Minta Sidang Korupsi DPRD Jambi Offline

Rabu, 27 Oktober 2021 | 07:58:56 WIB


/

JAMBI - Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi melimpahkan ke pengadilan berkas perkara korupsi empat anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Pelimpahan dilakukan pada Selasa (26/10).

Keempat tersangka penerima suap ketok palu itu adalah Fahrurrozi (PKB), Arrakhmat Eka Putra (PKS), Wiwid Iswhara (PAN) dan Zainul Arfan (PDIP). Mereka masih ditahan di Rutan KPK, Jakarta.

Pelimpahan disaksikan kuasa hukum masing-masing. Yakni Fikri Riza sebagai kuasa hukum Wiwid Iswhara, Wajdi kuasa hukum Arrahkmat Eka Putra dan Nazirin Lazi kuasa hukum Fahrurozi dan Zainul Arfan.

Fikri Riza mengatakan, setelah plimpahan berkas, pihaknya menunggu jadwal persidangan. Dia berharap sidang dilakukan secara offline dengan menghadirkan langsung terdakwa dan saksi ke dalam ruang persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi.

“Supaya terang benderang peristiwa yang membuat klien kami sebagai terdakwa,” ujar Fikri Riza usai menyaksikan pelimpahan berkas di Pengadilan Negeri Jambi. Permintaan untuk sidang offline, kata dia, secara resmi sudah disampaikan ke jaksa KPK. 

Salah satu jaksa KPK, Hidayat, mengatakan bahwa pemindahan para tersangka akan dilakukan setelah ada penetapan majelis hakim. Pihaknya juga menunggu penetapan hakim soal sidang online atau offline.

“Juga kesiapan dari pihak rutan apakah mengizinkan tahan keluar dari rutan atau tidak,” ujarnya. JPU sendiri, kata dia, juga mengingingkan para terdakwa hadir di ruang persidangan. 

Dia menjelaskan, ada sekitar 50 lebih saksi di dalam berkas perkara empat terdakwa ini. Namun kemungkinan tidak semua akan dihadirkan. “Kita lihat sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya.


Penulis: ria
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments