Jumat, 1 Juli 2022

Terungkap, Ini Identitas Orang Tua Bayi yang Ditemukan di Kawasan Danau Sipin

Jumat, 05 November 2021 | 21:33:48 WIB


Petugas kepolisian dibantu warga mengevakuasi mayat bayi yang ditemukan di kawasan objek wisata Danau Sipin, Kota Jambi, Minggu (31/10)
Petugas kepolisian dibantu warga mengevakuasi mayat bayi yang ditemukan di kawasan objek wisata Danau Sipin, Kota Jambi, Minggu (31/10) / dokumentasi - Metrojambi.com

JAMBI - Penyidik Subdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi perempuan di kolong jembatan rest area objek wisata Danau Sipin, Minggu (31/10) lalu.

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jambi AKBP Kristian Adi Wibawa mengatakan, dari hasil penyidikan diketahui jika orang tua dari bayi tersebut berinisial MRP (18), warga Serai Serumpun, Kabupaten Tebo.

Baca juga : Polisi Tahan Mahasiswi Pembuang Bayi

MRP yang menurut informasi merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Jambi, diamankan saat berada di kediaman orang tuanya di Kabupaten Tebo.

“Pelaku kita amankan dini hari tadi di rumah orang tuanya,” kata Kristian, Jumat (5/11).

Ditambahkan Kristian, kepada petugas MRP juga telah mengakui perbuatannya. “Sudah kita tetapkan tersangka,” ujar Kristian.

Informasi yang diperoleh Metrojambi.com, MRP melahirkan atau menggugurkan kandungannya di tempat kosnya yang berada di kawasan Simpang Empat Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Bayi tersebut kemudian dibuang di kawasan objek wisata Danau Sipin, hingga akhirnya ditemukan warga.

Baca juga : Mayat Bayi Terbungkus Kantong Plastik Ditemukan di Kawasan Sungai Putri

Akibat perbuatannya, MRP dijerat dengan pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetepan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan ke Dua Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang, atau pasal 341 KUHPidana atau pasal 342 KUHPidana.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments