Selasa, 24 Mei 2022

Tim Badan Siber Latih Pengelola Keamanan IT Pemerintahan di Jambi

Rabu, 10 November 2021 | 14:33:23 WIB


Dinas Kominfo Provinsi Jambi mengadakan Bimbingan Teknis IT Security Assessment.
Dinas Kominfo Provinsi Jambi mengadakan Bimbingan Teknis IT Security Assessment. / istimewa

JAMBI - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi mendatangkan tim mentor dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memberikan pelatihan khusus meningkatkan keamanan Teknologi Informasi (TI) sektor pemerintahan di daerah itu.

"Dengan tingginya ancaman siber akhir-akhir ini, dianggap perlu bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pengelola keamanan TI, terutama dalam hal mengidentifikasikan kerentanan, serta menilai risiko pada sistem elektronik yang dikelola secara mandiri," kata Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Nurachmat Herlambang di Jambi, Rabu (10/11).

Kegiatan bimbingan "Teknis IT Security Assessment tersebut digelar pada 9-11 November 2021 di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi. Peserta kegiatan tersebut adalah para pengelola keamanan TI sektor pemerintah baik Pemprov Jambi maupun pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Pelatihan tersebut mendapat panduan dari tim BSSN yang memiliki kapasitas dan kompetensi dalam penanganan keamanan TI sektor pemerintahan.

Nurachmat Herlambang menyatakan kemajuan teknologi berbarengan dengan munculnya ancaman dan kerentanan terhadap teknologi itu sendiri.

Sering dikabarkan beberapa aplikasi milik Pemerintah Indonesia dapat ditembus oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan datanya dijual dan dilelang di dalam dark web.

"Oleh karena itu, kita harus menyadari bahwa secanggih-canggihnya teknologi pasti akan tetap memiliki kerentanan atau kelemahan," katanya.

Menurut dia, keamanan terhadap kerentanan informasi secara umum dapat dinilai berdasarkan tiga faktor utama yang sering disebut dengan CIA (Confidentiality, Integrity and Availability) atau kerahasiaan, keutuhan dan ketersediaan informasi.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments