Selasa, 9 Agustus 2022

Tunggakan JKN-KIS Sungaipenuh 1 Miliar Lebih

Selasa, 11 Januari 2022 | 11:22:44 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SUNGAIPENUH - Tunggakan iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang belum dibayar Pemerintah Kota Sungaipenuh kepada pihak BPJS tahun 2021 lalu mencapai Rp 1 miliar lebih.

Kepala Cabang Kantor BPJS Kota Sungaipenuh Yossi Susvita, mengatakan, total iuran peserta JKN-KIS untuk satu tahun mencapai Rp 17 miliar, namun yang baru dibayar hanya Rp 16 miliar lebih.

"Masih ada sekitar Rp 1 miliar 95 juta lagi hutang Pemerintah Kota Sungaipenuh kepada BPJS," ujar Yossi Susvita, Senin (10/1/2023).

BPJS Kota Sungaipenuh sendiri telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membuatkan berita acara terkait penyelesaian masalah tunggakan iuran yang belum dibayar tersebut.

Yossi Susvita menambahkan, tahun 2022 ini terjadi pengurangan jumlah peserta JKN-KIS yang ditanggung Pemerintah Kota Sungaipenuh, dari 37 ribu menjadi 14 ribu orang dengan alokasi anggaran yang disediakan mencapai Rp 6,6 miliar.

"Pengurangan ini disebabkan kondisi keuangan daerah," katanya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments