Selasa, 24 Mei 2022

Masker Sulit Dicari Sejak Mewabahnya Virus Corona, Kapolda Jambi: Jangan Ada yang Memanfaatkan Momen

Selasa, 03 Maret 2020 | 16:13:23 WIB


Kapolda Jambi Firman Shantyabudi
Kapolda Jambi Firman Shantyabudi / metrojambi.com

JAMBI – Sejak mewabahnya virus Corona, masker saat ini menjadi barang langka, termasuk di Jambi. Jika pun ada, harganya pun melonjak drastis, dari biasanya Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kotak, kini di jual di Rp 100 ribu per kotak.

Penelusuran metrojambi.com, sejumlah apotek di Kabupaten Batanghari dan Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) kini tidak lagi memiliki stok masker. Begitu juga di Kota Jambi, stok masker di sejumlah apotek juga menipis.

Menyikapi hal ini, Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menegaskan agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Dikatakan Firman, jangan ada pihak-pihak yang melakukan penimbunan masker.

“Jika itu terjadi, maka akan ada tindakan hukum, karena memanfaatkan momentum yang menyakitkan untuk mencari keuntungan. Sebaiknya cari saja rezeki yang barokah, jangan manfaatkan momen bencana," kata Firman kepada wartawan, Selasa (3/3/2020).

Firman juga meminta agar segera dilaporkan ke Polda Jambi jika ditemukan adanya aksi penimbunan maskes. “Saya minta partisipasi masyarakat, kalau ada yang mencoba menimbun masker agar segera dilaporkan. Saya dan jajaran akan langsung bertindak,” tegasnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments