Jumat, 27 Mei 2022

Kegiatan Vaksinasi di Singkut Picu Kerumunan, Kepala Puskesmas Minta Dimaklumi

Jumat, 06 Agustus 2021 | 09:12:40 WIB


Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Kamis (5/8)
Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Kamis (5/8) / Metrojambi.com/Mario Dwi Kurnia

 SAROLANGUN - Pelaksanaan vaksinasi yang tengah gencar dilakukan pemerintah melalui Satgas Covid-19, terkadang kurang mengindahkan protokol kesehatan (prokes).

Salah satu contoh, saat pelaksanaan vaksinasi di kantor Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Kamis (5/8). Terlihat jarak duduk antara warga kurang diatur oleh petugas, sehingga memicu terjadinya kerumunan.

Selain itu, jarak duduk antara petugas vaksin pun dinilai kurang berjarak. Hingga kurang elok dan pas untuk dicontoh masyarakat.

Kepala Puskesmas (Kapus) Singkut, drg. Hendri Naldinata mengatakan bahwa pihaknya selalu mengutamakan prokes dalam pelaksanaan vaksin.

Lebih lanjut, kata dia dikarenakan fasilitas yang terbatas dan berbenturan dengan kegiatan lainnya penyebab pemicu terjadinya kerumunan.

"Untuk masalah prokes kita bekerjasama dengan pihak TNI Polri. Untuk petugas vaksin standarnya satu meja itu satu, cuma karna fasilitasnya kurang, ini juga kerjasama. Jadi mungkin harap dimaklumi untuk hari ini, kebetulan hari ini ada dua kegiatan di kantor camat singkut," kata Hendri.

Sementara itu, Ketua DPRD Sarolangun Tantowi Jauhari menambahkan bahwa seharusnya Satgas Covid-19 berperan aktif dalam mengatur prokes saat proses vaksinasi.

"Tim Satgas Covid-19 harus menjaga prokes, jadi masyarakat kita kan kadang-kadang tidak tahu, kitalah yang mengimbau dan mengatur masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, pengaturan jarak ataupun antrian masyarakat yang akan divaksin, itu seharusnya jadi tugas dan tanggung jawab dari tim Satgas Covid-19.

"Karena gugus tugas yang tahu prokes, kalau masyarakatkan tidak tahu perlu gugus tugas untuk mensosialisasikan ke masyarakat banyak," tegasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments