Rabu, 28 September 2022

Viral Video Pemain PS Sungaipenuh Iuran untuk Membeli Minyak Bus

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:22:06 WIB


Tangkapan video pemain PS Kota Sungaipenuh iuran untuk membeli minyak bus yang membawa mereka pulang ke Sungaipenuh usai mengikuti ajang Gubernur Cup 2022
Tangkapan video pemain PS Kota Sungaipenuh iuran untuk membeli minyak bus yang membawa mereka pulang ke Sungaipenuh usai mengikuti ajang Gubernur Cup 2022 /

SUNGAIPENUH - Beredar sebuah video beberapa pemuda mengumpulkan iuran uang untuk membeli minyak bus yang ditumpangi secara bersama-sama viral di media sosial, termasuk WhatsApp.

Pemuda yang ada dalam video berdurasi 20 detik itu merupakan pemain PS Kota Sungaipenuh yang kesal karena tidak mendapatkan perhatian  pasca tersingkir dari ajang Gubernur Cup 2022.

Dalam video itu, terlihat pemain iuran untuk membeli minyak bus yang sudah sampai di Muara Emat.

“Iuran pemain untuk membeli minyak bus. Mantap ! Kami sampai di Muara Emat. Pemainnya kompak, pengurusnya tidak kompak,” kata para pemain sambil mengumpulkan uang dan disambung oleh salah seorang pemain dengan berujar.

Untuk diketahui, PS Kota Sungaipenuh tersingkir di babak penyisihan grup dan terpaksa lebih dahulu angkat koper.

Sebelum berlaga di Gubernur Cup, pemain Kota Sungaipenuh dilepas langsung oleh Walikota Sungaipenuh Ahmadi Zubir.

“Kasihan juga para pemain harus iuran. Apa mereka tidak diperhatikan saat berlaga di Gubernur Cup. Kejadian ini sungguh memalukan sekali,” ujar salah seorang warga yang mengaku menerima video tersebut.

“Semestinya Pemkot haruslah sportif, jangan hanya disaat menang disanjung- sanjung. Kalau kalah dibiarkan saja. Ini sungguh memalukan,” ujarnya yang membandingkan antara tim PS Kota Sungaipenuh yang masuk semifinal saat Liga 3 dengan PS Kota Sungaipenuh yang tersingkir di babak penyisihan Gubernur Cup.

Kadispora Sungaipenuh Don Fitri Jaya saat dikonfirmasi melalui pesan WhastApp tidak memberikan jawaban meski ada tanda contreng biru tanda pesan sudah dibaca. Ketika menghubungi telepon selular terdengar nama masuk dan langsung mendapat penolakan.

Sementara itu, Ketua Harian PSSI Kota Sungaipenuh Ade Utama saat dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut mengatakan dalam ajang Gubernur Cup pihak PSSI tidak dilibatkan.

“PSSI tidak ada dilibatkan, hanya awal saja menyiapkan tim selama delapan hari. Untuk yang lainnya selama pertandingan tidak ada kita dilibatkan, apalagi masalah keuangan. Jangan menyalahkan PSSI,” kata Ade Utama.

Dia melanjutkan, untuk Gubernur Cup tersebut, diurus oleh KONI Kota Sungaipenuh, dari hal yang kecil sampai hal yang besar.

“Bukan PSSI yang bawa. Semua dihandle oleh KONI, oleh ketuanya. Mulai dari hotel dan keperluan lainnya. Kita juga menyayangkan sampai pemain harus iuran untuk pulang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KONI Sungaipenuh Ori Saputra saat dihubungi via telepon enggan menjawab pertanyaan wartawan. Dia mengajak untuk bertemu terlebih dahulu untuk memberi penjelasan, serta mengirim video sopir bus mengklarifikasi bahwa iuran tersebut untuk mengantar pemain ke alamat yang jauh.

“Kita ketemu dulu, nanti saya jelaskan,” katanya.kepada wartawan.


Penulis: Dedi Aguspriadi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments