Minggu, 22 Mei 2022

Tim Pemprov Kaji Konflik Dualisme Unbari

Kamis, 27 Januari 2022 | 07:31:11 WIB


Sekda Provinsi Jambi Sudirman
Sekda Provinsi Jambi Sudirman / dokumentasi - Metrojambi.com

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi saat ini masih melakukan pengkajian dan pengumpulan data terkait konflik dualisme yang terjadi antara Unbari dan Yayasan Pendidikan Jambi (YPJ).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman menyebutkan, Pemprov Jambi telah membuat tim khusus untuk menangani permasalahan tersebut berdasarkan keputusan Gubernur Jambi nomor 45/Kep.Gub/HKM-2/2022 tentang penyelesaian konflik antara Unbari dan Yayasan Pendidikan Jambi.

"Yang dilakukan Pemprov Jambi saat ini, masih dalam tahapan pengumpulan data. Tim masih menghimpun semua masukan dari berbagai pihak," ujar Sudirman, Rabu (26/1/2022).

Sudirman menyebutkan, tim tersebut tengah mencari informasi langsung dari narasumber yang dianggap bisa menjelaskan tentang Unbari, baik dari sejarah pendirian Unbari maupun Yayasan Pendidikan Jambi itu sendiri.

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jambi Ali Zaini mengatakan, setelah dibentuk, tim penyelesaian konflik telah melaksanakan rapat secara intern. Rapat tersebut dengan agenda membuat schedule dan membuat metode pengumpulan data untuk tindak lanjutnya.

"Kami melaksanakan rapat intern itu sudah dua kali. Dalam rapat yang kedua, tim menghadirkan narasumber tersebut," ujar Ali Zaini.

Tim penyelesaian konflik juga telah meminta informasi ke narasumber yakni Husin Syakur, Yusuf Majid, dan M Madel. Ketiga narasumber itu merupakan pejabat lama Pemprov Jambi.

Berdasarkan keterangan ketiganya, tim mendapatkan kronologis pendirian yayasan dan pendirian Unbari. Dimana pada tahun 1977 yayasan didirikan dan Unbari didirikan pada tahun 1985.

"Itu informasi yang didapat tim, berdasarkan keterangan ketiga narasumber tadi. Kita masih mengkaji dan mengumpulkan data," jelas Ali.

Tim penyelesaian yang terdiri dari Sekda selaku Ketua, dan Kabiro Hukum selaku Sekretaris juga akan mengundang Senat Unbari dan juga pihak yayasan untuk menggali informasi lebih lanjut.

"Selasa kami mengundang Senat Unbari dan Yayasan dalam waktu terpisah untuk menggali informasi lebih dalam di waktu yang berbeda. Pada pukul 13.00 WIB, untuk senat dan pukul 18.30 WIB untuk yayasan," katanya.

Tim penyelesaian tersebut bertugas tugas untuk membantu Gubernur Jambi dalam menyelesaikan konflik yang terjadi antara Unbari dan Yayasan Pendidikan Jambi.

Tim juga bertugas melakukan koordinasi dengan instansi terkait, melaporkan hasil kerja kepada Gubernur Jambi melalui Sekda Provinsi Jambi serta memfasilitasi para pihak untuk didengar penjelasan terkait konflik yang terjadi, kemudian membuat kesimpulan akhir dan melaksanakan tugas lainnya yang diperintahkan oleh Gubernur Jambi.


Penulis: Pratiwi Resti Amalia
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments