Selasa, 28 Juni 2022

DPRD Merangin Hearing dengan Dokter Spesialis RSUD Kolonel Abundjani

Rabu, 02 Februari 2022 | 14:02:16 WIB


/ istimewa

BANGKO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin pada Rabu (2/2/2022) menggelar hearing bersama sejumlah dokter spesialis terkait dengan kisruh yang terjadi di RSUD Kolonel Abundjani Bangko.

Bertempat di ruang Komisi II DPRD Merangin, para dokter spesialis yang hadir mencurahkan keluh kesah mereka pada wakil rakyat di DPRD Merangin. Satu persatu dokter yang hadir mengungkapkan polemik yang terjadi di RSUD Kolonel Abundjani.

Tercatat, 5 dari 9 dokter spesialis memenuhi undangan. Mereka diterima Ketua Komisi II Yuzan dan anggota para dewan lainnya seperti Asari El Wakas, Taufiq, Mulyadi, Helmi, dan lainnya.

Dalam hearing tersebut Asari El Wakas mengingatkan soal peranan masing-masing pihak. Misalkan Dinas Kesehatan dan Dewan Pengawas yang ada di rumah sakit plat merah itu.

“Dewan pengawas rumah sakit harus tanggap, agar ada solusi nantinya,” kata politisi Demokrat itu.

Ternyata, polemik ini telah berlarut-larut. Terungkap dalam pertemuan itu, polemik sebelumnya di mediasi oleh Dewan Pengawas Rumah Sakit Provinsi.

“Tapi hal itu tetap terjadi lagi. Bahkan pernah terlontar dari mulut direktur, ‘dokter spesialis sekolah tinggi-tinggi tidak punya otak,” ungkap salah satu perwakilan dokter.

Persoalan ini makin runyam, dengan kebijakan pembagian mobil dinas, intervensi pekerjaan, kemudian jam kerja dan lain-lain. Makin menjadi, mereka pun mengancam mogok kerja.

Sebaliknya, pimpinan RSUD Kolonel Abundjani ngotot dan mempersilahkannya. Lagi-lagi, terungkap bahasa sang direktur dalam hearing DPRD Merangin dan dokter spesialis.

“Jika tidak berkenan, di RSUD ini silahkan hengkang,” ujarnya mengulang penyampaian.

Usai pertemuan, para dokter ternyata berkeras dengan keinginan mereka. Tak main-main, mereka mengklaim 19 dari 24 dokter spesialis yang ada, bakal hengkang.

Kemudian, mereka menolak opsi dari Komisi II untuk mempertemukan mereka dengan dr Sephelio alias mediasi.

Ketua Komisi II DPRD Merangin mengatakan, setelah pemanggilan beberapa dokter spesialis permasalahan ini cepat selesai.

“Iya, kita sudah panggil beberapa dokter spesialis di RSUD, dan kita sudah tahu titik permasalahannya. Selanjutnya komisi II akan melakukan pemanggilan terhadap dewan pengawas rumah sakit,” kata Yuzan.

Dalam waktu dekat, DPRD juga memanggil BPKAD untuk persoalan kendaraan dinas yang sempat heboh baru-baru ini. Tercatat, Dinas Kesehatan turut dalam pemanggilan dalam upaya penyelesaian masalah ini.


Penulis: (*)
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments