Minggu, 27 November 2022

Tanggapi Tuntutan Mahasiswa, Ini Kata Gubernur Jambi Al Haris

Senin, 11 April 2022 | 16:42:47 WIB


Gubernur Jambi Al Haris bergialog dengan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa, Senin (11/4)
Gubernur Jambi Al Haris bergialog dengan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa, Senin (11/4) / Metrojambi.com

JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris bersama Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto pada Senin (11/4) siang menemui ratusan mahasiswa yang menggelar ujuk rasa di depan gedung DPRD Probinsi Jambi.

Al Haris mengatakan hari ini mahasiswa bersama Pemerintah Provinsi Jambi berjuang dalam membangun Jambi. Soal jabatan presiden, Al Haris mengatakan tidak ada perpanjangan masa jabatan.

“Presiden telah menyampaikan dalam sidang paripurna bahwa semua tahapan Pemilu 2024 tidak ada yang terganggu. Bahkan akan segera dilantik KPU dan Bawaslu. Artinya, pada Februari 2024 akan ada pemilihan presiden. Kemudian di November akan dilangsungkan pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota,” kata Al Haris.

Terkait persoalan minyak goreng, Al Haris mengatakan tidak ada permasalahan karena stok minyak goreng cukup untuk kebutuhan Jambi. Hanya saja, Al Haris mengatakan tidak banyak masyarakat yang mengenal produk lokal.

“Harganya lebih murah dari pada merek luar. Harga murah dan kualitas sama,” ujarnya.

Sementara itu terkait kenaikan harga BBM, Al Haris mengatakan ini merupakan permasalahan dunia, yang disebabkan adanya perang antara Ukraina dan Rusia.

“Berikutnya soal angkutan batubara, Pemprov Jambi bersama DPRD, Kapolda, dan Danrem selalu mencari solusi terbaik. Dan mohon maaf jalan khusus belum tembus karena ada prosesnya,” kata Al Haris.

Adapun soal penambangan emas ilegal, Al Haris mengatakan bahwa sesuai dengan UU 23 bahwa wewenang soal tambang bukan berada pada Provinsi melainkan Kementrian.

“Kami hari ini menunggu jawaban dari Kementrian ESDM soal izin tambang rakyat. Ini sudah sampai di bidang hukum jika sudah diberikan izin untuk tambang rakyat nanti regulasi akan kita atur agar penambangan ramah lingkungan tanoa mercuri,” kanyanya.

Sementara itu terkait proyek mukti year merupakan cara pemerinyah Provinsi Jambi untuk membangun hingga tahun 2024 nanti. Dimana Provinsi Jambi belum mempunyai stadion bertaraf internasional.

“Kalau pun ada masalah nanti ada penegak hukum yang menangani,” demikian Gubernur Jambi.


Penulis: Pratiwi Resti Amalia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments