Kamis, 29 September 2022

Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Jambi Bantah Tinggalkan Gerindra dan Demokrat

Selasa, 12 April 2022 | 22:43:56 WIB


Fadli Sudria
Fadli Sudria / Metrojambi.com

 JAMBI - Ketua Faksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi Fadli Sudria membantah jika tujuh fraksi di DPRD Provinsi Jambi meninggalkan Fraksi Gerindra dan Fraksi Demokrat terkait rolling alat kelengkapan dewan (AKD).

Pada komposisi AKD DPRD Provinsi Jambi yang baru, Gerindra dan Demokrat tidak mendapatkan posisi strategis. Gerindra hanya kebagian posisi wakil ketua Badan Kehormatan (BK), sedangkan Demokrat hanya kebagian posisi wakil ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

"Tidak benar. Kita membantah itu," kata Fadli saat dikonfirmasi, Selasa (12/4) malam.

Ditambahkan Fadli, pihaknya menghormati sikap politik Gerindra yang tidak akan mengambil posisi wakil ketua BK. "Kita menghormati sikap politik teman-teman dari Gerindra," katanya.

"Yang jelas kita tidak merasa meninggalkan. Mungkin pembagian yang tidak merata membuat Gerindra merasa ditinggalkan. Kita ingin bersama membangun Jambi Mantap ini, terutama sebagai fungsi pengawasan, penganggaran dan legislasi," demikian Fadli Sudria.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi dari Gerindra, Faizal Riza mengatakan pihaknya memilih mundur dari Wakil Ketua BK dan akan menjadi oposisi.

"Politik itu kepentingan, mungkin ada yang menilai kepentingan Gerindra tidak sesuai. Dan kemudian koalisi sudah terbentuk dan Gerindra ditinggalkan, wajar saja. Kan ini politik," kata Faizal Riza saat dijumpai di gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (12/4).

Menurut Faizal Riza, meski tidak menempati posisi jabatan dalam AKD, namun tak membuat Fraksi Gerindra berhenti untuk berbuat kepada masyarakat.

"Kalau tanda petiknya kita dihianati dan ditinggalkan, itu realitas yang ada. Tapi menurut saya itu sudah selesai dan bagaimana Komisi- Komisi AKD yang terbentuk melakukan tugasnya," bebernya.

Dengan demikian, Gerindra akan selalu mengkritisi kebijakan- kebijakan Gubernur Jambi terkait dengan pelaksanaan RPJMD yang merupakan visi misi Gubernur kepada masyarakat Jambi.

"Dan kami akan bekerja maksimal untuk memastikan program- program yang ada, yang berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku," kata Faizal.

Saat disinggung apakah Fraksi Gerindra menerima dengan pembentukan AKD pada paripurna lalu, Faizal pun tampak hanya berlapang dada.

"Kita tidak bisa berbicara soal menerima atau tidak menerima lagi. Karena telah diputuskan. Biasa politik, kita kalah. Tapi kalah terhormat lebih baik dari pada menghianati kawan. Itu prinsip, menang bersama kalah terhormat," ujarnya.

Dikatakannya lagi, tidak ada gunanya Fraksi Gerindra diberikan posisi Wakil Ketua BK. Karena menurut Faizal Riza masih banyak partai koalisi yang belum kebagian posisi dalam AKD.

"Kasih saja ke mereka, jangan kasih ke Gerindra. Itu kan koalisi besar, tujuh fraksi. Gerindra dan Demokrat ditinggalkan. Dari tujuh fraksi itu pasti masih ada yang ingin jabatan. Kenapa kasih ke Gerindra," tegasnya.

Saat ini, Fraksi Gerindra telah menyampaikan surat pengunduran diri dari jabatan Wakil Ketua BK yang telah disetujui oleh Ketua DPD Partai Gerindra.

"Sudah disampaikan kepada Ketua DPRD kemarin (Senin, red) untuk ditindak lanjuti. Dan itu merupakan sikap Fraksi Gerindra. Dan sudah berkoordinasi dengan DPD," kata Faizal Riza.

"Biarlah tidak memiliki posisi jabatan apa pun dalam AKD. Tapi tetap masuk dalam anggota. Tinggal menunggu tindak lanjut ketua DPRD karena surat ditujukan kepada beliau," pungkasnya.


Penulis: Pratiwi Resti Amalia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments