Selasa, 28 Juni 2022

Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Sungaipenuh Turun

Senin, 18 April 2022 | 10:17:00 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

SUNGAIPENUH -  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Sungaipenuh mengklaim kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di daerah itu terus mengalami penurunan.

Kepala Seksi Pencegahan, Penanganan dan Perlindungan Dinas PPPA Sungaipenuh Mulyati mengatakan, jika dilihat perbandingan, mulai tahun 2017 lalu kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yang paling tinggi terjadi yakni sebanyak 27 kasus, sementara pada tahun 2021 hanya sebanyak 13 kasus.

"Menurunnya angka kasus kekerasan ini dikarenakan gencarnya kegiatan sosialisasi yang kami lakukan, di samping itu adanya keterlibatan forum anak sebagai pelopor dan pelapor. Sehingga upaya tersebut dapat mengurangi kasus kekerasan terhadap anak terutama di sekolah," ungkapnya, Senin (18/4).

Mulyati menyebutkan, pada tahun 2022 ini terdapat lima kasus kekerasan yang terjadi baik terhadap anak maupun perempuan. Berdasarkan laporan yang diterima sejak akhir tahun 2021 hingga saat ini, kasus kekerasan lebih didominasi kasus kekerasan seksual terhadap perempuan.

"Terbaru yang kami tangani yakni kasus pelecehan seksual terhadap perempuan berkebutuhan khusus, dengan pelaku kekerasan telah diamankan pihak kepolisian," katanya.

Dinas PPPA sendiri, sejauh ini masih memberikan pendampingan terhadap korban dengan melibatkan psikolog.


Penulis: Dedi Aguspriadi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments