Jumat, 19 Agustus 2022

Musala An Najjah Olakkemang Terancam Ambruk, Warga Harapkan Bantuan Pemerintah

Rabu, 13 April 2022 | 11:28:08 WIB


/ Metrojambi.com

 JAMBI- Kondisi Musala An Najjah di RT 1 Kelurahan Olakkemang  Kecamatan Danauteluk, Kota Jambi sungguh memprihatinkan.

Bangunan yang berada persis di pinggir anak sungai tersebut nyaris ambruk, karena tiang-tiang bangunan sudah dipinggir sungai.

Tiang bangunan musala dengan bibir sungai sudah tidak berjarak, sehingga dikhawatirkan ketika terjadinya longsoran bangunan akan langsung roboh.

Munawwar, ketua pengurus Musakah An Najjah mengatakam, yang paling dikhawatirkan nanti ketika air Sungai Batanghari naik.

"Kalau air sungai naik, arusnya deras tentu bibir sungai akan tergerus dan longsor," kata Munawwar, Rabu (13/4).

Dikatakannya lagi, ketika bibir sungai sudah tergerus bukan tidak mungkin tiang musala juga tergerus sehingga musholla roboh. "Kami saat ini sangat berharap bantuan pemerintah atau balai sungai (BWSS VI Jambi, red). Jangan sampai nunggu ambruk," ujarnya.

Ditambahkan Munawwar, semakin dekatnya jarak tiang ke sungai juga disebabkan hujan deras yang terjadi sehari lalu. "Hujan deras malam kemarin ada sedikit longsor sehingga tiang makin dekat ke bibir sungai," kata Munawwar.

H Herman, tokoh masyarakat setempat  berharap pemerintah melalui Balai Wilayah Sungai Sumateta (BWSS) VI Jambi bisa langsung memberikan perhatian, karena menyangkut sungai. Apalagi sebut dia, anak sungai sepanjang 1,5 Km itu belum pernah dilakukan normalisasi.

"Yang paling kami harapkan perhatian dari BWSS VI yang menaungi sungai," ujarnya.

Dijelaskannya, hantaman air sangat deras ketika air Sungai Batanghari naik, apalagi jarak dengan Sungai Batanghari sangatlah dekat.
"Kalau air Sungai Batanghari naik, anak sungai ini akan penuh dan deras, tendangannya deras kearah musa. Itula yang merisaukan kami," katanya.

Dia juga berharap pemerintah daerah melalui Dinas PUPR bisa memberikan perhatian cepat karena kalau tidak sesegera mungkin dikhawatirkan bangunan segera roboh.

"Kalau kami lihat itu perlu tindakan darurat dari Dinas PUPR. Kalau tidak bisa-bisa ambruk," pungkasnya.


Penulis: amh
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments