Rabu, 6 Juli 2022

Ibu Kandung Bacok Balita Sempat Duel dengan Ibu Mertua di Kebun Sawit

Kamis, 19 Mei 2022 | 07:38:20 WIB


Petugas kepolisian bersama warga mengamankan Resti Widia Rahayu (20), warga Bangunseranten, Kecamatan Muaratabir, Kabupaten Tebo yang tega membacok anak kandungnya sendiri
Petugas kepolisian bersama warga mengamankan Resti Widia Rahayu (20), warga Bangunseranten, Kecamatan Muaratabir, Kabupaten Tebo yang tega membacok anak kandungnya sendiri / Metrojambi.com/ist

 MUARATEBO - Seorang ibu muda asal Desa Bangunseranten, Kecamatan Muaratabir, Tebo, tega membacok anaknya sendiri yang berusia 13 bulan. Akibatnya, sang bayi berinisial MH itu harus dirawat intensif di RSUD Sultan Thaha Syaifuddin Tebo.

Ibu yang nekat berlaku sadis ini diketahui bernama Resti Widia Rahayu (20). Informasi yang dihimpun Metro Jambi, aksi sadis itu terjadi pada Selasa (17/5), sekitar pukul 12.30 WIB. Sebelum kejadian, siang itu MH menangis dalam gendongan Resti.

Sang nenek, Eka (40), yang tak lain adalah mertua perempuan Resti, mendengar tangisan MH langsung mendekat. Dalam keterangannya kepada polisi, Eka mengatakan bahwa  dia berupaya mengambil cucunya untuk ditenangkan.

Namun, Resti malah menghindar sambil membawa anaknya menuju arah kebun sawit. Dia juga membawa sebuah kapak dan sebilah pisau.

Merasa khawatir, Eka mengikuti menantunya itu sambil mencoba mencegah agar tidak pergi. Dalam perjalanan, tepatnya di Blok I Jalan Bihulo Bangun Seranten, Resti meletakkan anaknya di tanah.

Tidak disangka, dia langsung membacok bayinya dengan sebilah kapak sebanyak dua kali, mengenai bagian pinggang. Eka yang kaget langsung bergerak dan berupaya merebut kapak dari tangan Resti.

Namun Resti melawan. Dia menggigit punggung mertuanya. Tak lama, mertuanya berhasil lepas dari gigitan Resti dan berhasil merebut kapak dan membuangnya ke dalam selokan.

Saat bersamaan, Resti melarikan diri ke dalam kebun sawit warga. Eka lalu bergegas melarikan cucunya ke Puskesmas Bangun Seranten. Luka sobek di pinggang MH mendapat 15 jahitan.

Karena membutuhkan pertolongan intensif, MH  dilarikan ke RSUD Sultan Thaha Saifuddin di Muaratebo. 

“Pelaku sudah diamankan. Kita akan melakukan pemeriksaan psikis terhadapnya. Saat ini masih menunggu dia tenang,” kata Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Rezka Anugras, Rabu (18/5), siang.

Menurut Rezka, bayi 13 bulan itu mengalami luka robek di bagian pinggang  sepanjang sekitar 10 cm dengan kedalaman 5 cm. Bacokan kapak mengenai tulang pinggang. “Kini korban sudah sadarkan diri,” tambah Rezka.

Dia mengatakan, polisi kesulitan memeriksa Resti karena ibu muda ini tampak seperti linglung sehingga tak bisa memberikan keterangan. Dugaan sementara Resti mengalami depresi.

Ada informasi yang menyebutkan bahwa Resti tertekan oleh sikap mertua laki-lakinya. Selain itu, dia merasa anaknya lebih dekat dengan neneknya sehingga dia berhalusinasi anaknya akan diambil oleh mertuanya.

Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega memastikan bahwa pihaknya akan mendalami kasus ini. Katanya, pelaku belum bisa diinterogasi lebih jauh karena masih shock. Informasi sementara, kata dia, tak ada masalah rumah tangga antara Resti dan suaminya.

Saat kejadian sadis itu, suami Resti tidak ada di rumah karena sedang bekerja. Namun, setelah kejadian, suaminya langsung diberitahu dan ikut mengantar anaknya ke RSUD STS Tebo.


Penulis: mok
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments