Rabu, 29 Juni 2022

Wakapolda Jambi Instruksikan Anggota Tindak Tegas Geng Motor

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:15:46 WIB


Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso
Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso /

JAMBI - Warga Kota Jambi beberapa waktu belakangan diresahkan dengan sejumlah aksi kejahatan yang diduga dilakukan oleh geng motor.

Tidak hanya merampas harta benda, kelompok diduga geng motor itu juga tidak segan-segan menganiaya korbannya dengan menggunakan senjata tajam.

Menyikapi hal ini, Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso mengatakan, anggota kepolisian telah diinstruksikan untuk menindak tegas kelompok diduga geng motor yang telah meresahkan warga itu.

Baca juga : Kedapatan Buat Senjata Tajam Diduga untuk Aksi Kejahatan, Sejumlah Pemuda Diamankan

Yudawan juga menegaskan, tidak ada ruang bagi kelompok geng motor untuk bertindak dan melakukan aksi kriminalitas di wilayah Kota Jambi.

"Tidak ada alasan bagi kelompok ini untuk melanggar hukun. Kapolda Jambi juga sudah mengatakan ini menjadi atensi khusus," kata Yudawan di Mako Brimob Polda Jambi, Selasa (25/1/2022).

Ditambahkan Yudawan, pihaknya sudah saling berkoordinasi dengan Gubernur Jambi, Danrem dan pihak lainnya untuk memberantas geng motor tersebut.

Baca juga : Polisi Petakan Tiga Grup Geng Motor

"Jika masih nekat, saya pastikan akan berhadapan dengan kami, dan saya sudah instruksikan, kepada personel agar memberikan  tindakan tegas dan terukur," tegas Yudawan.

Tindakan tegas dan terukur, kata Yudawan, menjadi ganjaran pasti bagi para kelompok yang kerap beraksi, apa lagi ada korban yang terluka parah.

"Yang jelas saya minta sama personel tidak ada ruang bagi para geng motor ini dan tindak tegas," katanya.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi juga mengatakan akan mengambil tindakan tegas.

"Saya tegaskan, kami tidak lagi segan-segan. Kami akan berikan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku ini," tegas Eko.

  • Meski para pelaku dikategorikan anak, namun kata Eko, perbuatan pelaku sudah tidak dikategorikan sebagai perbuatan seorang anak-anak lagi, atau tindak kriminal yang sadis.

    Ia menambahkan, ganjaran yang setimpal harus diberikan meski para pelaku didominasi anak di bawah umur. "Untuk masyarakat, biarkan kami bekerja Insya Allah kita akan hilangkan yang namanya geng motor ini," kata Eko.

    Melihat kondisi saat ini, Eko mengimbau kepada masyarakat agar tidak lagi keluar rumah atau berkumpul-kumpul di atas pukul 22.00 WIB, terlebih saat dini hari atau subuh. Ia berharap, masyarakat untuk sementara mengurangi aktivitas keluar malam.

    Para pemuda yang ditemukan berkumpul lebih dari empat atau lima orang, akan langsung diangkut dan diperiksa petugas di Mapolresta Jambi.

    Jika ditemukan senjata tajam, narkoba atau hal yang melanggar hukum, tentu akan kita kenakan dan tindak dengan undang-undang yang berlaku

    "Sesuai dengan yang diamanatkan undang-undang, kami berhak memeriksa masyarakat yang berkumpul lebih dari empat orang, bisa mendatangi, menanyakan identitas, keperluan mereka berkumpul apa dan maksudnya berkumpul apa, apabila kita temukan hal yang melanggar akan kita tindak," katanya.

Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments