Minggu, 26 Juni 2022

Anggaran Tiga Bulan Gaji Honorer yang Diputus Kontrak Dialihkan untuk Refocusing

Rabu, 26 Mei 2021 | 15:34:50 WIB


ilustrasi
ilustrasi /

SAROLANGUN - Pemutusan kontrak kerja tenaga honorer yang bertugas di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun menjadi sorotan sejumlah pihak. Rencananya, pihak eksekutif maupun legislatif akan melakukan rapat lanjutan guna membahas persoalan tersebut bersama instansi terkait lainnya.

Camat Limun Sibawaihi tidak menepik adanya pemutusan kontrak tenaga honorer. Dikatakan Sibawaihi, sah-sah saja pihak lain menuding dirinya melakukan pemutusan kerja secara sepihak terhadap para tenaga honorer.

Sibawaihi menjelaskan, Camat itu sebagai user atau penerima dari apa yang dilakukan oleh atasan. “Apa yang dilakukan oleh yang di atas itulah yang kami terima,” ujarnya, Selasa (25/5).

“Camat tidak akan pernah memberhentikan dan tidak bisa memberhentikan pegawai. Karena yang mengeluarkan SK bukan Camat,” kata Sibawaihi menambahkan.

Mengenai pembayaran gaji bagi mantan tenaga honorer terhitung dari Januari hingga Maret 2021 itu diakui masih belum terselesaikan. Dikarenakan adanya refocusing anggaran, terpaksa anggaran yang telah tersedia diserahkan kembali.

“Dana tadi (gaji, red) itu kebetulan kita usulkan, tapi karena SK orang ini tidak keluar sehingga itu dianggap nganggur dan itu dipakai (untuk refocusing, red),” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, setiap gaji yang dibayarkan itu harus memiliki dasar. Sedangkan ini masih belum memenuhi.

“Bukan kita dalam arti kata gajinya itu tidak kita lakukan, tapi kita bayar gaji itukan harus ada dasarnya. Karena dasar itu tadi ngak ada terpaksa dananya kita ambil,” tutupnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments