Rabu, 29 Juni 2022

Al Haris: Kerinci Wajib Punya Jalur Evakuasi

Rabu, 10 November 2021 | 07:55:50 WIB


Gubernur Jambi Al Haris
Gubernur Jambi Al Haris / dokumentasi - Metrojambi.com

 KERINCI - Gubernur Jambi Al Haris menjanjikan jalur evakuasi Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh akan durealisasikan di masa kepemimpinannya. Dia menyebut dua alternatif jalur baru itu, yakni menembus ke Kabupaten Merangin dan Kabupaten Bungo.

Janji itu disampaikan Gubernur dalam Rapat Istimewa HUT Kabupaten Kerinci ke-63 di gedung  DPRD Kerinci, Selasa (9/11). Ia mengatakan, jalur evakuasi Kerinci akan kembali diusulkan kepada Kementerian Kehutanan RI setelah sebelum  tertunda.

“Kita punya dua plan. Untuk plan A kita teruskan rencana sebelumnya, Lempur, Kabupaten Kerinci-Renah Kemumu, Kabupaten Merangin. Sedangkan plan B, Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci-Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo,” sebutnya.

Katanya, pihak terkait sedang mengkaji biaya dan jarak yang lebih dekat untuk dilewati.

“Itu PU akan mengkajinya, yang mana yang fleksibel nantinya. Besar kemungkinan Renah Pemetik via Bungo, karena Lempur-Merangin akan melewati TNKS. Iika berurusan dengan TNKS, lama dan rumit,” ungkapnya.

Mantan Bupati Merangin ini berharap pada 2023 pembukaan jalur evakuasi bisa dimulai. “Saya dan Pak H Bakri akan memperjuangkan jalur evaluasi ini. Kerinci wajib memiliki jalur evakuasi, karena Kerinci merupakan daerah yang rawan bencana, seperti letusan gunung, longsor dan banjir bandang,” tutupnya.

Permintaan percepatan jalan evakuasi ini sebelumnya disampaikan Bupati Kerinci H Adirozal kepada Gubernur Al Haris pada Festival Kerinci. “Sebab, jika terjadi bencana seperti meletusnya Gunung Kerinci, warga Kerinci akan sulit melintasi Jalan Kerinci-Bangko. Jalurnya cuma satu,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Wali Kota Sungaipenuh Ahmadi Zubir pada Rapat Paripurna HUT Sungaipenuh ke-13, Senin (8/11) lalu. Dia berharap pemerintah Provinsi Jambi ikut mendorong jalur evakuasi tersebut.

“Jika terjadi bencana nantinya warga akan terkurung tidak bisa keluar. (Saat ini) jalannya cuma ada satu, yakni Kerinci-Bangko (Merangin),” katanya.


Penulis: pia
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments