Sabtu, 20 Agustus 2022

Drainase Tak Memadai

Rabu, 25 Mei 2022 | 07:20:49 WIB


Salah satu wilayah di Kota Jambi yang terkena banjir, Selasa (24/5) sore
Salah satu wilayah di Kota Jambi yang terkena banjir, Selasa (24/5) sore / Metrojambi.com/ist

 JAMBI - Drainase yang meluas di Kota Jambi pada Selasa (24/5) sore disebut Pemkot akibat tingginya curah hujan yang membawa air dalam intensitas banyak. Pemkot juga mengakui keterbatasan kapasitas drainase dan penampungan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Jambi Yunius mengatakan, intensitas hujan pada Selasa sangat tinggi dan ekstrem. Banjir merata di wilayah Kota Jambi. “Kotabaru yang dominan,” tambahnya.

Menurut dia, banjir tidak lama karena saluran air yang dibangun Pemkot bagus. “Banjir ini disebabkan volume hujan yang sangat tinggi, airnya besar dan banyak,” ungkapnya.

Ditegaskannya, tambah dia, tempat-tempat penampungan sudah dibenahi, namun tidak memadai karena volume air hujan yang besar. 

Diakuinya, di beberapa wilayah banjir terjadi karena tersumbatnya saluran. Seperti di di jalur air dari RS Siloam dan bandara lama. “Ada sesuatu yang menghalangi air mengalir,” jelasnya. Karena itu jalan nasional, kata dia, Pemkot tidak bisa masuk.

“Banyak wilayah di Kota Jambi ini sebenarnya bukan hanya (kewenangan, red) Kota Jambi saja, tapi ada tanggung jawab (pemerintah) provinsi dan nasional,” jelasnya.

Meski demikan, tambah Yunius, selama ini Pemkot tetap melakukan antisipasi banjir. Tetapi Pemkot juga terkendala dana dan lahan untuk membuat penampungan yang lebih besar.

Terpisah, Camat Pasar Kota Jambi Mursida mengatakan, drainase di Kecamatan Pasar tergolong baru, dibangun pada 2020. “Banjir ini karena (aliran air) terhalang membangunan IPAL yang belum selesai. Dan juga hujan sore ini tergolong besar,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Saiful menyebut drainase yang dibuat Pemkot Jambi kurang tinggi hingga tidak bisa menampung air dalam jumlah banyak. “Drainase yang dekat pemukiman warga mohon ditinggikan,” ujarnya.

Dia juga meminta Pemkot Jambi segera membuat embung untuk menampung air dalam jumlah banyak. “Agar tidak terjadi permasalahan serupa,” ujar Saiful.


Penulis: nta
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments