Senin, 15 Agustus 2022

Sebelum Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Warga Muarojambi Sempat Video Call Istri

Senin, 13 Juni 2022 | 07:32:24 WIB


Petugas saat membersihkan lokasi kecelakaan di jalan Tol Cipali KM 178+800 Majalengka, Jawa Barat
Petugas saat membersihkan lokasi kecelakaan di jalan Tol Cipali KM 178+800 Majalengka, Jawa Barat / ANTARA/HO-Astra Cipali

JAMBI - Warga Muarojambi yang menjadi korban kecelakaan maut di tol Cipali, Sabtu (11/6) lalu, dimakamkan pada Minggu (12/6) pagi. Cerita miris terungkap dari para keluarga yang ditinggalkan.

Informasinya, dua korban telah dimakamkan di Kebumen, yakni Atiah (49) dan Novi Wulandari (26). Sedangkan Agus, pengemudi kendaraan nahas itu, dibawa ke Jambi dengan pesawat pada Minggu pagi.

Semua penumpang adalah warga Lorong Antu Rengas, Desa Kasang Lopakalai, Kumpehulu, Muarojamb. Ketua RT 02 Kasang Lopakalai Tasiman mengatakan, jenazah Agus dijemput kakak kandungnya.

“Kakak kandungnya berangkat dengan pesawat tidak lama setelah kejadian, sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah tiba di rumah duka Minggu pagi, sekitar pukul 08.30 WIB,” ungkap Tasiman kepada Metro Jambi.

Tasiman mengatakan bahwa para keluarga yang ditinggalkan sempat tidak percaya akan kabar duka tersebut. Apalagi, sebelum kejadian Agus masih berkomunikasi dengan istrinya melalui video call.

“Istrinya tidak percaya dapat kabar itu karena sebelumnya masih berkomunikasi, bahwa suaminya dalam perjalanan pulang ke Jambi,” tuturnya.

Agus dikenal sebagai pemain organ tunggal, tetapi sering dimintai menjadi sopir. Tasiman sendiri terakhir kali bertemu Agus dalam suasana Hari Raya Idul Fitri. “Setelah itu tidak pernah bertemu lagi,” ujarnya

Menurut dia, Agus sudah lama berangkat ke Jawa. “Di dalam mobil itu hanya Agus yang jadi sopir, tidak ada orang lain. Agus ini sudah sering menempuh perjalanan jauh,” tambah Tasiman.

Diberitakan sebelumnya, minibus Toyota Avanza BH 1368 GO terlibat kecelakaan maut di Tol Cipali, Km 178+800 wilayah Majalengka, Sabtu (11/6) pagi. Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi menyebutkan, mobil terbakar dan menewaskan tiga penumpang.

Edwin mengatakan, ada enam penumpang di dalam mobil, yang semuanya adalah warga Desa Kasang Lopakalai, Kumpehulu, Muarojambi. Mereka dalam perjalanan pulang dari Kebumen, Jawa Tengah.

Tiga penumpang yang meninggal dunia diduga karena tidak sempat menyelamatkan diri. Sebab, setelah menabrak bagian belakang sebuah truk, Avanza langsung terbakar.

Tiga korban tewas itu adalah Agus (30), pekerjaan wiraswasta; Atiah (49), ibu rumah tangga; dan Novi Wulandari (26), ibu rumah tangga.

Tiga lainnya selamat karena berhasil keluar melalui pintu bagasi dan ada yang terpental. Mereka yang selamat itu adalah Puryono (49), wiraswasta;  Reza Fitrianto (26), karyawan swasta; dan Nandana Rafif Kama Wibowo. 

Bujang, salah satu tetangga Agus, menceritakan bahwa jenazah Agus dimasukan ke dalam peti dan tidak dibuka lagi saat di rumah duka. Informasinnya, tubuh Agus hangus terbakar sehingga tidak memungkinkan untuk diperlihatkan ke keluarga.

“Peti jenazah sempat di bawa kerumahnya, setelah itu dibawa ke masjid untuk di salatkan,” tambah Bujang. Agus meninggalkan satu isteri dan satu anak yang masih berusia satu tahun.


Penulis: cr1
Editor: Joni Rizal



comments