Senin, 15 Agustus 2022

Jaksa Hadirkan 8 Saksi Kasus Pembangunan Jaringan Air Bersih di Tanjabbar

Senin, 13 Juni 2022 | 13:59:44 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

KUALATUNGKAL - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pembangunan jaringan air bersih Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) hari ini, Senin (13/6), kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Sidang kali ini masih mengagendakan pemeriksaan saksi untuk terdakwa Fatmayanti selaku Direktur PT Multi Karya Interplan Konsultan, Yalmeswara selaku penerima pengalihan pekerjaan untuk pekerjaan sipil, David Sihombing selaku PPK, dan Adrianus Utama Suswandi selaku Dirut PT Maswandi.

Kasi Intelijen Kejari Tanjabbar Lutfi mengatakan, untuk sidang kali ini jaksa menghadirkan 8 orang saksi. Salah satunya adalah Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Berlian.

"Ustayadi Barlian, Syamsudi, M. Sahlan, Suwito, Bunyamin, Sudjito, M. Hisom dan Firdaus," kata Lutfi.

Ditambahkan Lutfi, hasil konfirmasi ke jaksa para saksi tersebut hadir di persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi. "Ini nama saksi yang akan diperiksa hari ini. Konfirmasi terakhir hadir semua. Dipantau lagi apakah diambil kesaksianya semua hari ini." Tandasnya.

Untuk diketahui kasus ini terjadi para tahun anggaran tahun 2014 dengan pagu anggaran Rp 39,5 miliar di Dinas Pekerjaan Umum Tanjab Barat. Pekerjaan itu PT Maswandi dan pengawasan oleh PT Multi Karya Interplan Konsultan yang kemudian melaksanakan pekerjaan yang tidak sesuai spek dan tidak dapat dioperasikan sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar 10 miliar sesuai audit BPKP Perwakilan Prov Jambi.

Dalam kasus ini penyidik menyita barang bukti sekitar 400juta dan ada uang titipan dari terdakwa Adrianus sekitar 1 miliar yang disimpan di rekening BRI Kejari Tanjabbar.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments