Kamis, 11 Agustus 2022

Polda Jambi Akan Gelar Vaksinasi Hingga Tingkat RT

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 23:14:28 WIB


Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo
Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo / istimewa

JAMBI – Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Jambi terus dikebut Polda Jambi dan jajaran. Bahkan, petugas akan menggelar vaksinasi hingga di lingkungan RT.

Ini terungkap dalam kegiataan zoom meeting bersama instansi terkait dan Pokdar Kamtibmas yang dipimpin Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, SIk dalam rangka membahas strategi percepatan vaksinasi di kabupaten/kota di Provinsi Jambi, Sabtu (02/10/2021).

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, SIk mengatakan, bahwa Polda Jambi akan mendapatkan dosis vaksin yang cukup banyak dari pemerintah pusat dan gabungan pengusaha kelapa sawit. ‘’Saya minta agar vaksin segera dihabiskan dan masyarakat mau menerima vaksinasi,’’ ujar Kapolda.

Dikatakannya, saat ini kendala yang dihadapi adalah, kediaman warga yang jauh dari lokasi vaksinasi. Biasanya kalau di Kota Jambi, vaksinasi digelar terpusat. ‘’Nanti pelaksanannya akan dirubah, yakni melaksanakan vaksinasi di lingkungan RT,’’ jelasnya.

Untuk mengetahui ada masyarakat yang butuh di vaksin di lingkungan RT, maka itu peran dari para Bhabinkamtibmas, Babinsa bersama 3 pilar yakni kepala desa/kelurahan, Kapolsek, Danramil dan kepala Puskesmas untuk mempersiapkannya," ujar Irjen Pol Rachmad Wibowo.

Di lingkup Polda Jambi dan jajaran sendiri, Jenderal bintang dua ini sudah memberi arahan agar dalam satu minggu semua kesatuan memiliki rencana pelaksanaan vaksinasi dimana saja, jangan sampai dalam satu hari itu kosong atau tidak ada kegiatan.

"Para Kapolres sebagai koordinator bekerjasama dengan Dandim untuk melaksanakan vaksinasi. Agar pelaksanaan berjalan lancar, tentunya dibutuhkan data," katanya.

Kapolda Jambi juga mengimbau kepada masyarakat agar melaksanakan vaksinasi dosis 2, karena sangat penting untuk mengoptimalkan manfaat vaksin.

Namun, jika penerima vaksin sakit atau ada beberapa persyaratan yang tidak bisa dipenuhi saat penyuntikan kedua berlangsung, maka penerima vaksin dapat mengunjungi klinik kesehatan sesegera mungkin saat persyaratan sudah bisa dipenuhi.

Meskipun ada toleransi keterlambatan, bukan berarti penerima vaksin sengaja melakukan keterlambatan suntikan yang kedua.

Seluruh masyarakat akan diminta mengikuti jadwal yang telah diberikan agar program vaksinasi Covid-19 dapat berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan.

Kapolda juga meminta agar aplikasi PeduliLindungi dimiliki masyarakat dan juga dipergunakan di kantor-kantor instansi serta fasilitas lainnya.

"Sebagai informasi, saat ini Polda Jambi telah mengajukan permohonan 114 barcode PeduliLindungi kepada Kemkes untuk dipasang di semua fasilitas Polri di jajaran Polda Jambi," katanya lagi.


Penulis: Bar
Editor: ikbal ferdiyal


TAGS:


comments