Rabu, 17 Agustus 2022

Tiga Tewas Karena Truk Batubara

Tiga Kecelakaan Terpisah, Satu Sopir Melarikan Diri

Senin, 04 Juli 2022 | 08:14:47 WIB


/ Metrojambi.com/ist

JAMBI – Tiga kecelakaan terpisah yang melibatkan truk batubara di Provinsi Jambi merenggut tiga nyawa dalam waktu kurang dari 24 jam. Salah satunya adalah remaja berusia 16 tahun. 

Kecelakaan pertama terjadi pada Sabtu (2/7), sekitar pukul 18.30 WIB sore, di jalan lintas Jambi-Muarabulian dalam Kelurahan Teratai, Kecamatan Muarabulian, Batanghari.

Baca versi cetaknya disini

Kecelakaan melibatkan Yamaha Aerox BH 4780 VO yang dikendarai remaja bernama Ardhika Afif Qodri (16), warga Muarabulian, dengan truk Toyota Dyna BH 8705 MK yang dikemudikan oleh Roziq Karmeo.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Batanghari Ipda Arisman mengatakan, sebelum kecelakaan sepeda motor Yamaha Aerox yang dikendarai Ardhika melaju dari arah Muarabulian menuju arah Jambi.

Baca juga : Sopir Truk Batubara Kabur Usai Tabrak Pengendara Sepeda Motor Hingga Tewas

“Setibanya di lokasi, motor Aerox menabrak bagian belakang mobil Toyota Dyna yang sedang parkir di pinggir jalan karena rusak,” kata Arisman, Minggu (3/7).

Menurut Arisman, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. “Korban meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Medika Batanghari,” ujar Arisman.

Truk batubara tersebut sudah satu hari satu malam terparkir di lokasi kejadian karena rusak. " Mekanik dan sopirnya akan kita panggil untuk dimintai keterangan," tandasnya.

Baca juga : Seorang Remaja Tewas Usai Tabrak Truk Batubara Parkir Karena Rusak

Beberapa jam kemudian, pada Minggu (3/7) sekitar pukul 00.40 WIB dinihari, kecelakaan terjadi di jalan lintas Jambi-Muarabulian di RT 12 Kelurahan Jembatan Mas, Kecamatan Pemayung, Batanghari.

Dalam kejadian ini, seorang pengemudi truk batubara bernama Tukiman (61), warga Batanghari, meninggal dunia. Informasi yang didapat, truk Hino Dutro BH 8627 BU yang dikendarai Tukiman melaju dari arah Muarabulian menuju Jambi.

Di lokasi kejadian, Tukiman berhenti dan mengecek kondisi mobilnya. Nahas bagi Tukiman, dari arah belakang datang truk Mitsubishi Canter BH 8201 DU yang juga bermuatan batubara dan dikemudikan oleh Eko Siswandra (31).

Tukiman tertabrak oleh truk yang dikemudikan oleh Eko. Tukiman sempat dilarikan ke Puskesmas Jembatan Mas, namun nyawanya tidak tertolong.

Berselang beberapa jam, Saparudin (60), warga RT 05 Desa Muaro Pijoan, Kecamatan Jaluko, Muarojambi, juga kehilangan nyawa dalam kecelakaan lalu lintas pada Minggu (3/7) sekitar pukul 02.30 WIB dinihari.

Kecelakaan terjadi di jalan lintas Jambi-Muarabulian, tepatnya di RT 05 Desa Muaro Pijoan, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi. Korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Revo BH 3312 MF ditabrak truk batubara BH 8808 NU.

Kasat Lantas Polres Muarojambi AKP Angga Lutvyanto mengatakan, korban meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Radden Mattaher Jambi.

"Untuk sopir mobil truk itu sendiri melarikan diri, dan masih dalam pengejaran," kata Angga.

Dijelaskan Angga, sebelum terjadinya kecelakaan korban mengendarai sepeda motor dari arah Muarabulian menuju Jambi. Setibanya di lokasi kejadian, korban berbelok ke kanan.

"Di lokasi kejadian sepeda motor itu belok ke kanan, dan saat sudah di jalur kanan. Tiba-tiba dari arah belakang datang mobil truk dan menabrak bagian samping sepeda motor," terang Angga.

Terpisah, Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi Kompol Mas Edy mengatakan, kejadian ini diketahui setelah polisi menerima laporan warga melalui Nomor Bantuan Polisi via WhatsApp 085360555222. Dari situ, personel langsung menuju lokasi kecelakaan.

“Kasus kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas melibatkan kendaraan truk batubara, akan dilaporkan ke Kementerian ESDM RI untuk sebagai bahan evaluasi untuk perusahaan batubara,” kata Mas Edy.


Penulis: Ichsan/aikbal
Editor: Joni Rizal



comments