Kamis, 11 Agustus 2022

Inilah 7 Informasi yang Harus Dimiliki oleh Sebuah Website

Rabu, 06 Juli 2022 | 11:37:07 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa/pexel.com

MEMBUAT website saat ini sudah semakin mudah dengan adanya paket hosting satu tahun murah, untuk bisa membuat situs company profile atau toko online misalnya. Kamu bisa menggunakan kecanggihan Content Management System WordPress untuk mengakomodir berbagai fitur yang diperlukan.

Terlepas dari itu, membuat website sendiri perlu beberapa pengetahuan dasar agar fungsinya bisa maksimal. Di antaranya adalah penyematan informasi penting yang harus dimiliki dalam sebuah website. Lantas, apa saja sih informasi yang harus ada di website?

Untuk memudahkan kamu yang ingin belajar membuat website dengan baik dan benar, pada artikel kali ini sudah kami rangkum berbagai aspek yang sebaiknya ditampilkan dalam sebuah website. Terutama jika situs yang dibangun adalah website untuk jualan atau e-commerce.

Informasi apa saja yang harus ada di website?

Seperti kita ketahui, website ibarat sebuah etalase yang bisa digunakan untuk menampilkan berbagai produk serta informasi yang dibutuhkan oleh calon pelanggan. Agar konsumen tidak bingung, kamu harus menempatkan beberapa informasi berikut ini kedalam website.

1.Informasi Kontak (Contact Us)

Informasi pertama yang wajib ada pada sebuah website adalah halaman kontak atau bisa juga disebut sebagai Contact Us. Kenapa halaman ini begitu penting? Pasalnya, halaman informasi kontak sedikit banyak akan memudahkan para calon pelanggan untuk menghubungi jika ada pertanyaan atau kendala.

Membuat halaman kontak sendiri bisa dilakukan dengan mudah. Jika kamu menggunakan template bawaan WordPress, biasanya dalam paket demo sudah disertai dengan halaman versi demo berisi formulir kotak atau hanya sebatas informasi email, nomor telepon dan alamat dummy yang bisa dengan mudah diganti.

Konsep halaman kontak juga bisa dibuat dalam beberapa versi, jika kamu suka yang simpel dan user friendly maka menggunakan formulir kontak bisa menjadi opsi. Sementara bagi kamu yang ingin mengutamakan performa website agar tidak banyak plugin, menyematkan informasi kontak dalam bentuk teks merupakan pilihan yang tepat.

2.Profil Website (About Us)

Selain informasi kontak, halaman profil perusahaan juga tidak kalah penting untuk ditampilkan pada website. Terutama jika situs yang kamu kelola merupakan website bisnis atau e-commerce. Jika tidak ada halaman profil perusahaan, orang-orang tentu tidak akan mau berbelanja dan bekerja sama karena tidak mengenal sosok dibalik pengelolaan website tersebut.

Terlepas dari fungsinya untuk meyakinkan calon pelanggan, konten halaman profil perusahaan sendiri bisa membantu agar website lebih mudah ditemukan via search engine. Apalagi jika mengingat saat ini masyarakat lebih sering mencari informasi tentang suatu brand atau perusahaan dengan cara mengandalkan internet. Memiliki konten berupa profil usaha tentu akan memberikan keunggulan tersendiri.

Baca juga : rahasia pakar SEO Indonesia

3.Frequently Asked Questions (FAQ)

Frequently Asked Questions (FAQ) merupakan halaman berisi sekumpulan pertanyaan yang sering diajukan oleh pelanggan. Berbagai pertanyaan tersebut umumnya terkait dengan fungsi produk, manfaat, ataupun cara penggunaan.

Selain itu, halaman Frequently Asked Questions (FAQ) biasanya juga memuat berbagai jawaban atau informasi yang dibutuhkan calon konsumen sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian. Jadi, halaman ini sedikit banyak bisa membantu menghemat waktu customer service atau tim sales dalam menjawab berbagai pertanyaan ketika melakukan promosi.

4.Pilihan Paket dan Harga (Pricing)

Informasi yang satu ini biasanya diperlukan untuk website penyedia jasa atau layanan berbayar. Sebagai contoh, misalnya kamu ingin membangun website jasa arsitek atau jasa rancang bangun, maka kamu juga perlu menyertakan pilihan paket harga agar bisa dipilih oleh calon pengguna.

Keberadaan informasi terkait paket harga sedikit banyak juga bisa membantu calon pelanggan untuk membuat keputusan. Alih-alih harus menghubungi via halaman kontak, pengunjung bisa langsung membaca detail paket jasa yang kamu tawarkan secara langsung dengan mengunjungi halaman pricing yang sudah tertera.

5.Layanan Bantuan Pelanggan (Customer Support)

Berikutnya, kamu juga tidak boleh melupakan tentang halaman bantuan pelanggan. Informasi terkait customer service bisa mempengaruhi angka kepuasan pelanggan jika kamu menjual produk atau jasa. Layanan bantuan pelanggan sendiri ibarat tameng bagi perusahaan, dimana mereka bisa melindungi bisnis dari ketidakpuasan konsumen dengan cara memberikan penyelesaian terbaik dari kendala yang dialami.

6.Informasi Kebijakan Privasi

Seiring dengan perkembangan ekosistem digital yang semakin signifikan, masing-masing perusahaan tentu memiliki kebijakan tersendiri untuk mengatur penggunanya. Selain agar tidak terjadi permasalahan hukum di kemudian hari, informasi terkait kebijakan privasi juga berfungsi untuk mengatur tingkah laku pengguna agar tidak merugikan perusahaan dari segi moral maupun materi.

Salah satu contoh aturan yang saat ini harus kamu tambahkan ke halaman kebijakan privasi adalah terkait penggunaan cookies. Perlu diketahui, cookies sendiri banyak digunakan untuk menyimpan behavior atau kebiasaan pengguna sehingga tampilan iklan yang muncul bisa semakin relevan.

7.Ketentuan Pengguna (Term of Services)

Terakhir, kamu perlu menambahkan informasi terkait term of service atau ketentuan pengguna. Informasi di halaman ToC biasanya berupa aturan siapa saja yang bisa memakai layanan, hak pelanggan, serta wewenang yang dimiliki oleh perusahaan.

Informasi yang lengkap memang bisa menambah nilai sebuah website. Jadi, jangan lupa untuk menambahkan informasi terkait bisnis sebanyak mungkin agar calon pelanggan semakin yakin.


Penulis: (*)
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments