Sabtu, 28 Januari 2023

Wamendag: Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Permudah Pembelian Minyak Goreng Curah

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 19:06:47 WIB


Wamendag) Jerry Sambuaga didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman pada Sabtu (6/8/2022) pagi melakukan pemantauan terhadap harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Aurduri, Kota Jambi.
Wamendag) Jerry Sambuaga didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman pada Sabtu (6/8/2022) pagi melakukan pemantauan terhadap harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Aurduri, Kota Jambi. / Metrojambi.com

 JAMBI - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, pemerintah pusat memiliki program, yaitu untuk pembelian minyak goreng curah harus mengunakan aplikasi PeduliLindungi.

Dikatakan Jerry, hal itu dilakukan agar masyarakat dengan mudah membeli minyak goreng curah, dan program tersebut diharapkan tidak menganggu aktivitas para pedagang.

"Itu saya pikir menjadi program yang penting, dimana masyarakat dimudahkan, administrasinya tertib, dan yang paling penting tidak terganggu aktivitas untuk berdagang," kata Jerry usai memantau harga bahan pokok di Pasar Aurduri, Kota Jambi. Sabtu (6/8/2022).

Ditambahkan Jerry, dengan adanya program tersebut diharapkan masyarakat yang mendapatkan minyak goreng curah benar-benar masyarakat yang membutuhkan.

"Tujuannya apa, agar tepat sasaran dan juga memastikan masyarakat mendapatkan minyak goreng itu. Intinya semuanya tertib aman dan lancar," katanya.

Sementara itu, Edi, pedagang minyak curah mengatakan, masyarakat yang membeli minyak curah di tempatnya tidak harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Tidak pakai aplikasi PeduliLindungi, masyarakat datang ke sini langsung kami layani. Dan kami jual minyak curah Rp 14 ribu per liter. Karena kami dapat dari gorosir kan Rp13 ribu. Kalau minyak kemasan masih mahal," kata Edi.

Dirinya berharap dengan kedatangan Wamendag dapat meningkatkan harga sawit, namun minyak curah tetap masih terjangkau.

"Kita minta harga sawit mahal, tapi minyak curah masih murah. Kalau harga sawit mahal kan ekonomi jadi naik, pasar agak ramai. Tapi kalau harga sawit murah pasar sepi," keluhnya.


Penulis: Tri Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments