Kamis, 6 Oktober 2022

PKL di Kawasan Ancol Sarolangun Segera Dipindahkan

Rabu, 29 Juni 2022 | 22:51:32 WIB


Ketua DPRD Sarolangun Tantowi Jauhari bersama pemerintah daerah meninjau kawasan Ancol Sarolangun terkait rencana pemindahan pedagang kaki lima
Ketua DPRD Sarolangun Tantowi Jauhari bersama pemerintah daerah meninjau kawasan Ancol Sarolangun terkait rencana pemindahan pedagang kaki lima / Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di kawasan Ancol, Kabupaten Sarolangun rencananya bakal segera dipindahkan.

Pemindahan para pedagang tersebut terkait dengan rencana pemerintah daerah yang akan merenovasi kawasan Pasar Bawah dan memfungsikannya sebagai kawasan khusus kuliner.

Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun Tantowi Jauhari menjelaskan, pemerintah daerah berencana untuk memindahkan lokasi pedagang yang semulanya berjualan di dekat jembatan agar bergeser ke area sekitar Beatrix.

"Pertama urgensinya terkait dengan pemindahan lokasi pedagang kaki lima, yang notabennya tadi didekat jembatan ini mau digeser ke dekat Jembatan Beatrix," kata Tantowi, Rabu (29/6).

Meski sempat ada penolakan, pemerintah daerah bersama DPRD Sarolangun telah melakukan kunjungan dan mengkroscek kondisi penempatan para pedagang.

"Kami dari DPRD ingin tau sejauh mana ketersediaan lokasi yang ada oleh pemerintah. Setelah kita cek memang banyak kendala di lapangan," ujarnya.

Tantowi mengatakan, meski banyak pedangang menyatakan sependapat. Di samping itu juga terdapat beberapa yang menyatakan keberatan.

"Setelah kita lihat memang ini harus ditata ulang, supaya tidak mengganggu pedagang yang sudah ada dengan pedagang yang baru datang," tambahnya.

Ke depan, lanjut Tantowi, pihaknya berencana akan melakukan pembahasan lanjutan di gedung dewan. Terkait masukan-masukan yang telah diberikan oleh para pedagang.

Tantowi berharap dengan adanya rencana baik dari Pemerintah itu pedangan dapat menerima untuk kebaikan penataan kota.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Endang Abdul Naser menambahkan, rencananya dalam waktu dekat pihaknya secara akan mengangsur perpendahan pedangang.

"Dalam waktu dekat, rencana bulan Juli ini akan secara bertahap (pedagang _red) berangsur-angsur pindah," jelasnya.

Endang juga memastikan, hakikatnya pemerintah tidak akan menyusahkan para pedangang. Melainkan untuk mengatur dan menata perwajahan kota lebih baik.

"Yang mau dipindahkan itu ada 49 dan sudah diukur itu wilayahnya cukup, cuma nanti masalah luasnya mau kita sepakati," pungkasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments