Rabu, 28 September 2022

Tuntut Kesejahteran, KSBSI Jambi Datangi DPRD Provinsi Jambi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:28:36 WIB


Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto langsung menerima aksi para buruh
Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto langsung menerima aksi para buruh / Tri/Metrojambi.com

 JAMBI - Massa Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Provinsi Jambi melakukan aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi, Rabu (10/8/2022). Dalam aksinya mereka menuntut kesejahteraan untuk para buruh.

Ketua KSBSI Jambi Roida Pane dalam orasinya mereka meminta kepada pemerintah agar memperhatikan nasib dan kesejahteraan para buruh.

Selain itu, para buruh juga meminta kepada DPRD Provinsi Jambi untuk menyampaikan kepada DPR RI supaya mengeluarkan klaster ketenagakerjaan dari Undang-Undang Cipta Kerja.

"Adanya Undang-Undang Cipta Kerja, selama itu gaji para buruh tidak ada kenaikan sama sekali, sedangkan semuanya bahan pokok naik. Selama dua tahun, gaji para buruh hanya naik sekitar Rp 40 ribu," kata Roida Pane.

Dikatakannya lagi, adanya UU Cipta Kerja tersebut melemahkan para pekerja buruh. "Kita selaku para pekerja jangan sampai tertidur dengan cara cara perusahaan melemahkan kita. Mari kita bersatu untuk memperkuat diri. Kita sebagai buruh, hati kita sangat teriris karena UU cipta kerja ini," katanya.

Para buruh juga berharap kepada DPRD dan Pemerintah Provinsi Jambi untuk memperhatikan kesejahteraan para buruh, jangan hanya perusahaan yang diperhatikan.

"Kami meminta kepada pemerintah agar memperhatikan perusahaan perusahaan yang nakal tidak mementingkan buruh, namun mementingkan perusahaan itu sendiri. Kami mohon Perhatikan itu," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto langsung menerima aksi para buruh, dan dirinya menegaskan akan membantu menyejahterakan para buruh.

"Saya menyambut baik terkait upah, keesejahteraannya. Kasih data ke kami, perusahaan mana saja yang tidak memembayar upah sesuai UMP, biar nanti dipanggil oleh Komisi II," kata Edi.


Penulis: Tri Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments