Kamis, 6 Oktober 2022

Silpa Rp 107 M Tak Bisa Digunakan di APBD Perubahan

Kamis, 02 Juni 2022 | 11:16:48 WIB


Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal
Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal / dok/Metrojambi.com

SAROLANGUN - Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal mengungkapkan, ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang cukup besar di Pemerintah Kabupaten Sarolangun tahun 2022.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sarolangun, Emalia Sari mengatakan hal tersebut merupakan hasil audit BPK yang disampaikan Pj Bupati beberapa waktu lalu.

"Itu bukanlah Silpa yang artinya uangnya bisa kita gunakan di perubahan APBD. Tapi Rp 107 miliar itu adalah total keseluruhan uang yang didalamnya sudah ada peruntukan," ujarnya, Kamis (2/6).

Emalia Sari menyebutkan, dari Rp 107 miliar anggaran sisa itu, terdapat beberapa kegiatan yang telah dianggarkan oleh pihaknya termasuk anggaran yang telah dicadangkan.

"Dari 107 miliar itu harus kita ingat lagi, di dalamnya ada kegiatan yang sudah kita anggarkan, yang anggaran itu sudah harus kita cadangkan," jelasnya.

Selain itu, ditahun 2022 ini pihaknya juga telah menetapkan anggaran sisa sebesar Rp 47 miliar yang di dalamnya terdapat sisa-sisa anggaran DAK, DID dan khas non RKUD atau Bos, Blud dan JKN.

"Totalnya kurang lebih Rp 32 miliar, jadi kegiatan yang sudah kita cadangkan di tahun 2022 duitnya juga sudah harus kita cadangkan di tahun ini," katanya.

Dijelaskannya, di anggaran sisa Rp 107 miliar tersebut telah ditetapkan peruntukannya dan tidak bisa digunakan untuk kegiatan lainnya.

"Artinya kita sudah harus menyiapkan anggaran untuk membayar kegiatan tersebut. Maksudnya pas penyusunan di APBD 2022 kemarin, itukan mengalami defisit, kalau defisit anggaran kan harus ditutupi dari pembiayaan," ungkapnya.

"Penerimaan pembiayaan itulah namanya yang Silpa dan kita anggarkan di tahun 2022. Itu harus kita cadangkan, dan uangnya bagian dari Rp 107 miliar itu," tambahnya.

Ema meyakini dengan telah ditetapkannya peruntukan untuk anggaran sisa tersebut, maka tidak bisa digunakan untuk kegiatan lain di APBD perubahan.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments