Kamis, 6 Oktober 2022

Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan di Cirebon Kabur ke Jambi

Kamis, 09 Juni 2022 | 09:14:07 WIB


/ ist

 JAMBI - Tim Khusus Polres Cirebon yang di-backup Tim Opsnal Satreskrim Polresta Jambi menangkap dua orang pelaku pembacokan yang kabur ke Jambi.

Kasus pembacokan itu sendiri terjadi pada Minggu (22/5) lalu sekira pukul 00.40 WIB, di Jalan Raya Gunung Jati-Mertasinga, Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.

Korban yang bernama Aditio (21) warga Blok Sabtu RT/RW 05/03 Desa Suranenggala, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon harus meregang nyawa setelah dibacok di kepala.

Dua orang pelaku yang ditangkap yakni Ibnu Fajar (20) dan Rendi Krisdiyanto (18). Keduanya merupakan warga Desa Surakarta, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

"Kedua pelaku ditangkap hari Selasa (7/6) sekitar pukul 17.30 WIB di stockpile gudang batubara Desa Niaso, Kecamatan Muarosebo, Kabupaten Muarojambi," kata Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Afrito Marbaro Macan, Kamis (9/6).

Kasus pembacokan itu bermula saat korban bersama rekannya mengendarai sepeda motor mengarah ke Pasar Celancang. Setibanya di TKP depan cucian motor Bikers Community datang dari arah belakang korban empat pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor.

Dijelaskannya, pelaku Ibnu langsung membacok korban sebanyak satu kali, dan pelaku Adit membacok kepala korban sebanyak satu kali. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri.

"Korban mengalami luka robek dan retak pada bagian kepala sehingga menyebabkan korban meninggal dunia," kata Afrito.

Menindaklanjuti kejadian itu, Polres Cirebon Kota lantas melakukan penyelidikan, hingga diperoleh informasi pelaku Ibnu dan Rendi berada di Jambi. Kemudian Tim Khusus Polres Cirebon Kota yang dipimpin Iptu Shindi Al Afghani berangkat ke Jambi untuk melakukan penangkapan.

Dari keterangan pelaku Ibnu usai penangkapan, ia mengakui telah menganiaya korban menggunakan golok dengan cara membacok kepala bagian belakang sebanyak satu kali.

"Saat kejadian pelaku Ibnu dibonceng oleh pelaku Rendi menggunakan sepeda motor Honda Genio warna putih," kata Afrito.

Adapun keterangan dari pelaku Rendi, pada saat akan menganiaya korban ia diarahkan oleh pelaku Ibnu untuk mengendarai sepeda motor pelan-pelan.

"Ketika akan melintasi korban, pelaku Rendi disuruh oleh pelaku Ibnu untuk ngebut dan pelaku Ibnu langsung membacok korban," ujar Afrito.

Selain Ibnu dan Rendi, ada dua oang lainnya yang diduga ikut terlibat. Keduanya berinisial Ro dan Ad yang saat ini masih dicari pihak kepolisian.

Dari penangkapan Ibnu dan Rendi, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa satu buah Handphone Samsung J2 Prime dan satu buah Handphone Samsung A01.


Penulis: Ichsan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments