Kamis, 6 Oktober 2022

Pembangunan RS Talang Banjar Gagal, Saipul: Dewan Tak Pernah Menganggarkan

Senin, 15 Agustus 2022 | 21:56:32 WIB


/ Metrojambi.com

 JAMBI - Gagalnya pembangunan Rumah Sakit (RS) Talang Banjar yang direncanakan akan menempati eks Gedung Graha Lansia mulai mendapat sorotan.

Senin (15/8/2022) siang, sejumlah elemen masyarakat bersama LSM Akram menggelar aksi demo ke DPRD Kota Jambi, meminta  penjelasan terkait pembongkaran Graha Lansia dan status rumah sakit yang mau dibangun.

Untuk diketahui, pembangunan rumah sakit di Talang Banjar dibatalkan karena tidak mendapat izin dari Kemenkes. Sementara itu, Graha Lansia sudah dilakukan pembongkaran sehingga menjadi pertanyaan.

Para pendemo diterima Komisi III DPRD Kota Jambi yang diketuai Saiful. Kepada pendemo, Saipul mengatakan ada beberapa pekerjaan fisik yang dilakukan yang tidak diketahui oleh DPRD dan Banggar. Salah satunya rumah sakit di Talang Banjar.

“Pembangunan itu memang tidak ada dibahas. Yang ada anggaran untuk pembangunan rumah sakit di Pasir Putih. Tidak ada untuk di Talang Banjar,” tegasnya.

Ditambahkan Saipul, untuk mengawasi pembangunan itu merupakan kewenanagan Komisi III DPRD Kota Jambi.

Lebih lanjut Saipul mengatakan, mengenai persoalan tersebut, pihaknya akan melakukan rapat litas komisi di DPRD Kota Jambi. “Masing-masing komisi akan menyampaikan pendapat mengenai pembangunan rumah sakit itu,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, saat ini Komisi III belum ada memanggil Dinas PUPR Kota Jambi untuk dimintai keterangan. “Kami akan panggil PUPR tentang soal pembangunan yang ada di Kota Jambi,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana menolak untuk mengomentari mengenai persoalan tersebut.

Sebagaimana diketahui  proses pembangunan RS Talang Banjar telah dimulai. Dengan terlebih dahulu merobohkan bangunan Gedung Graha Lansia. Namun dihentikan karena adanya persoalan izin dari Kemenkes.

Pembangunan rumah sakit ini diketahui dikerjakan oleh PT Wira Karya Indah dengan nilai kontrak Rp 24.890.000.000.


Penulis: Nita Priyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments