Kamis, 6 Oktober 2022

Proyek Rumah Dinas Wabup Tanjabbar Dua Kali Gagal Tender

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:38:22 WIB


Ilmardi
Ilmardi / Istimewa

KUALA TUNGKAL - Proyek perluasan rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) senilai Rp 1 miliar yang bersumber dari dana APBD 2022 dua kali gagal tender. Unit Layanan Pengadaan (ULP) mengklaim sistem layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) error.

Fungsional Pengadaan Barang/Jasa ULP Setda Kabupaten Tanjabbar Ilmardi mengatakan, kegagalan tender pertama dikarenakan tidak ada kesesuaian dokumen pengadaan antara gambar desain dengan gambar Bill of Quantity (BQ).

"Kalau itu dilanjutkan itu batal kontrak dan gagal. Daripada gagal enak dibatalkan," kata Ilmardi, Jumat (24/6).

Ilmardi menyebut untuk lelang kedua setelah masuk dan diumumkan dokumen penawaran di LPSE tidak dapat di-upload dikarenakan sistem error.

"Kalau diambil secara manual, sementara saat ini sudah online nantinya akan menjadi masalah dan batal juga. Lagipula tidak sesuai dengan prinsip pengadaan," ujarnya

Saat disinggung sistem error apakah semua penawaran tidak bisa upload? Ilmardi mengatakan pernah ada kegiatan pengairan sempat ditender ulang karena orang mau mengambil dokumen tidak bisa sistem blank. Oleh Pokja saat itu juga dibatalkan.

"Sementara kalau kita lakukan manual akan timbul masalah baru. Sebab server itu ada jejak digitalnya dan tersimpan. Sehingga kapan saja mau diupload bisa saja selama sistem tidak mengalami kerusakan," jelasnya.

Lantas berapa nilai kontrak dari perluasan rumah dinas Wakil Bupati tersebut? Ilmardi mengatakan untuk pagu anggarannya sekitar Rp 1 miliar.

"Sekarang sudah mulai ditender ulang. Rencananya di 12 Juli 2022 sudah penandatanganan kontrak kalau tidak ada gangguan," tandasnya.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments