Rabu, 7 Desember 2022

Buku "Negeri Pusako Batuah" Tambah Literasi Sejarah Jambi

Senin, 26 September 2022 | 09:06:49 WIB


Penulis buku \
Penulis buku \"Negeri Pusako Batuah\" Rahma Yuniarsi berfoto bersama Wakil Walikota Jambi HM Maulana saat peluncuran buku berisi sejarah Jambi. / ANTARA/Meli Andani

JAMBI - Pemerintah Kota Jambi menilai buku "Negeri Pusako Batuah" yang ditulis Rahma Yuniarsih semakin menambah literasi masyarakat terkait sejarah daerahnya.

Wakil Walikota Jambi HM Maulana saat peluncuran buku tersebut merespon positif dengan memberi apresiasi khusus atas inisiasi dan kehadiran buku yang akan menambah literasi bagi masyarakat di kota itu.

"Saya kira itu sangat baik karena identiknya anak-anak muda sekarang mulai meninggalkan dan melupakan sejarah. Ini adalah bagian dari mengangkat budaya kita, kita semua harus cinta dan melestarikan budaya," kata HM Maulana, Minggu.

Maulana mengatakan, buku itu memaparkan tentang sejarah, budaya dan kearifan lokal Jambi.

Buku ini juga menjadi bukti bahwa semakin banyak anak muda yang cinta budaya dibuktikan melalui tulisan yang mengangkat budaya dan kearifan lokal.

Pemerintah Kota Jambi mendorong kontribusi anak-anak muda seperti ini dalam hal pelestarian budaya dan kearifan lokal.

"Sudah banyak yang menulis buku Jambi tapi yang menulis sebagian besar kalangan penulis senior. Ini ada yang muda, semoga memberikan semangat kepada millennial lainnya," katanya.

Penulis buku "Negeri Pusako Batuah", Rahma Yuniarsih mengatakan, literasi masyarakat terkait sejarah daerah sendiri masih rendah.

Hal itu pula yang mendorongnya untuk menyusun buku sejarah itu. Tujuannya tak hanya untuk masyarakat Jambi, namun juga bagi masyarakat luas sehingga bisa lebih mengenal Jambi dari sejarah masa lalunya.

"Sekarang saatnya anak muda yang memperkenalkan budaya Jambi, bukan hanya di Jambi saja tetapi juga kepada seluruh Indonesia," katanya.

Menurut dia, buku "Negeri Pusako Batuah" hadir dengan ilustrasi dan cerita sejarah yang dikemas menarik sehingga membuat millennial dan masyarakat umum tertarik untuk membacanya.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara


comments