Kamis, 9 Februari 2023

Jaksa: Sambo Tembak Yosua Saat Hidup

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Hadiri Sidang Perdana

Selasa, 18 Oktober 2022 | 06:42:13 WIB


/ dok/metrojambi.com

JAKARTA - Sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat digelar di Pengadilan Negeri Jakarata Selatan, Senin (17/10/2022). Terdakwa mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo dan isterinya, Putri Candrawathi, hadir langsung secara terpisah di ruang sidang.

Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Sambo dengan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua alias Brigadir J. Pecatan jenderal bintang dua tersebut dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca versi cetaknya disini

“Perbuatan terdakwa Ferdy Sambo tersebut di atas sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,” kata JPU Syahnan Tanjung di depan majelis hakim.

Dakwaan subsider, Ferdy Sambo disangkakan dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Ferdy Sambo melakukan pembunuhan berencana bersama-sama dengan Ricard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Putri Candrawathi, Ricky Rizal Wibowo dan Kuat Ma'ruf. Pembunuhan dilakukan pada 8 Juli 2022 di rumah dinas Kadiv Propam, Komplek Polri Duren Tiga No 46, Jakarta Selatan.

Dalam surat dakwaan disebutkan, Ferdy Sambo yang memakai sarung tangan hitam menembak Brigadir J yang tergeletak di dekat tangga depan kamar mandi rumah dinasnya. Brigadir J saat itu dalam keadaan tertelungkup, masih bergerak-gerak kesakitan usai ditembak Bharada E.

“Menembak sebanyak satu kali mengenai tepat kepala bagian belakang sisi kiri korban Nofriansyah Yosua Hutabarat hingga korban meninggal dunia,” kata JPU lainnya, Sugeng Hariadi.

Untuk menghilangkan jejak serta mengaburkan perbuatan merampas nyawa Brigadir J, lanjut Sugeng, Sambo menembak ke arah dinding di atas tangga beberapa kali. Tujuannya seolah-olah telah terjadi tembak-menembak antara Bharada E dengan Brigadir J.

Sebelum itu, Bharada E disebut menerima perintah Sambo untuk menghabisi Brigadir J. “Woy...! Kau tembak...! Kau tembak cepaaat! Cepat, woy kau tembak!” kata Jaksa Sugeng mencontohkan perintah Sambo kepada Bharada E.


Penulis: Ant
Editor: Joni Rizal



comments