Presiden Iran Memperingatkan, Ancaman ke Selat Hormuz adalah Ancaman Bagi Perdagangan Dunia

Photo Author
Yovy Hasendra, Metro Jambi
- Selasa, 14 April 2026 | 14:18 WIB

Citra satelit Selat Hormuz. (Ist)
Citra satelit Selat Hormuz. (Ist)

METROJAMBI.COM – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memperingatkan bahwa setiap ancaman terhadap keamanan Selat Hormuz akan membawa konsekuensi besar bagi perdagangan dunia.

Ia menegaskan bahwa Iran konsisten menjaga jalur laut strategis tersebut agar tetap aman bagi pelayaran internasional.

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin (13/4/2026).

Baca Juga: VIRAL! 16 Mahasiswa FH UI Terseret Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat

Keduanya membahas perkembangan terbaru di kawasan, hasil perundingan di Islamabad, serta peluang tercapainya kesepakatan gencatan senjata.

Pezeshkian menekankan bahwa Iran berkomitmen pada hukum internasional dan hanya melakukan dialog dalam kerangka hukum yang sah.

Diplomasi, menurutnya, adalah jalan utama untuk menyelesaikan perselisihan, dengan tetap menjaga martabat dan kedaulatan nasional.

Baca Juga: KPK Soroti Pengadaan Sepeda Motor SPPG oleh BGN

Ia menambahkan bahwa syarat-syarat Iran untuk gencatan senjata sudah jelas dan tetap dipegang teguh.

Merujuk pada perundingan di Islamabad pada 11 April, Pezeshkian menyebut delegasi Iran telah bertindak serius dan penuh itikad baik demi tercapainya kesepakatan berkelanjutan.

Namun, tuntutan berlebihan dan kurangnya kemauan politik dari pejabat tinggi AS membuat pembicaraan gagal mencapai kesepakatan final.

Baca Juga: Prabowo Sudah Sahkan Perpres 79 Tahun 2025, Segini Nominal Gaji Pensiunan Mei 2026

Ia juga menekankan pentingnya mematuhi norma internasional yang sudah ada, serta menyebut bahwa Eropa dapat berperan konstruktif dalam mendorong Amerika Serikat agar menghormati kerangka hukum tersebut.

Selain itu, Pezeshkian menegaskan strategi Iran untuk memperkuat perdamaian, stabilitas, dan kerja sama regional dengan negara-negara tetangga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yovy Hasendra

Sumber: Tasnim News

Tags

Rekomendasi

Terkini

X