Jika AS dan Israel Agresif, Iran akan Berikan Balasan yang Membuat Musuh Menyesal "Jari di Pelatuk"

Photo Author
Yovy Hasendra, Metro Jambi
- Jumat, 17 April 2026 | 16:48 WIB

Iran luncurkan operasi True Promise 4 sebagai balasan terhadap serangan teror AS dan Israel. (Ist)
Iran luncurkan operasi True Promise 4 sebagai balasan terhadap serangan teror AS dan Israel. (Ist)

METROJAMBI.COM – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata Iran tetap dalam kondisi siaga penuh.

Angkatan Bersenjata Iran menyatakan siap bertindak kapan saja jika terjadi serangan dari Amerika Serikat (AS) atau Israel.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis bertepatan dengan Hari Tentara Iran, IRGC menyampaikan bahwa pasukan Iran kini berada dalam kesiapan tempur maksimal, dengan “jari di pelatuk” sebagai simbol kesiapan menghadapi segala bentuk agresi.

Baca Juga: Rekrutmen Puluhan Ribu Manajer Koperasi Merah Putih, Begini Cara Daftar dan Alur Seleksi…

IRGC memuji peran tentara Iran yang dianggap berhasil mempertahankan negara selama perang agresi yang baru-baru ini dilancarkan oleh AS dan Israel.

Menurut pernyataan tersebut, kegagalan musuh untuk melancarkan operasi darat, laut, maupun merebut pulau-pulau Iran di Teluk Persia.

Kondisi itu merupakan bukti nyata dari kesiapan dan koordinasi kuat antara Tentara Iran dan pasukan IRGC.

Baca Juga: Jemaah Haji Wajib Lapor Bea Cukai Jika Bawa Uang Tunai Rp100 Juta

Koordinasi itu, kata IRGC, menjadi pesan tegas bagi pihak lawan bahwa setiap tindakan “bodoh” akan dibalas dengan pukulan mematikan dari para pejuang Islam.

Mereka menegaskan bahwa musuh hanya akan menuai kehinaan dan kekalahan strategis jika berani melanggar batas.

IRGC juga menyoroti keberhasilan Tentara Iran dalam memperkuat sistem pertahanan udara yang mampu menembak jatuh proyektil dan pesawat tempur AS maupun Israel.

Baca Juga: Rekrutmen Puluhan Ribu Manajer Koperasi Merah Putih, Buruan Daftar, Ini Syaratnya…

Selain itu, operasi drone yang sukses menghancurkan target musuh di berbagai wilayah, serta pengamanan ketat di perbatasan dan Laut Oman.

Hal itu juga disebut sebagai bukti nyata kemampuan militer Iran selama perang 40 hari terakhir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yovy Hasendra

Sumber: Tasnim News

Tags

Rekomendasi

Terkini

X