METROJAMBI.COM - Sebanyak enam orang pejabat Fungsional Pranata Komputer di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi dilantik oleh Wakil Walikota Diza Hazra Aljosha di Aula BKPSDMD Kota Jambi, Kamis (16/04/2026),
Dalam sambutannya, Wawako Diza mengatakan bahwa peran Pranata Komputer saat ini sangat strategis, terutama dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengelolaan data dan informasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Ia pun menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.
Baca Juga: Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Dipotong 25 Persen? Menkeu Purbaya: Masih Dalam Kajian Pemerintah
“Kuatkan integritas dan profesionalisme. Bekerjalah dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Tingkatkan kompetensi dan adaptabilitas, karena dunia teknologi informasi berkembang sangat cepat,”katanya, pada Kamis (16/04/2026).
Selain itu, Diza juga mendorong para pejabat yang baru dilantik untuk aktif mendukung percepatan transformasi digital serta membangun kolaborasi lintas sektor.
“Bangun sinergi dan jadilah agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Jambi,” lanjutnya.
Baca Juga: Mantan Sekda Provinsi M Dianto Diperiksa Kejati Jambi
Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar status, melainkan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah kepercayaan negara yang harus dijaga dengan integritas dan profesionalisme,” ujarnya.
Lebih lanjut, Diza berharap keenam Pranata Komputer yang baru dilantik dapat memberikan kontribusi terbaik, terlebih Kota Jambi akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Smart City pada Oktober 2026 mendatang.
“Saya percaya Diskominfo Kota Jambi akan memberikan yang terbaik dalam mendukung agenda tersebut,” katanya.
Pelantikan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat birokrasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus bagian dari implementasi manajemen ASN yang sistematis dan berkelanjutan.