Satu dari Tiga Warga Jambi Korban Penipuan di Kamboja yang Dipulangkan Menghilang Setiba di Jakarta

Photo Author
Ikbal Ferdiyal, Metro Jambi
- Sabtu, 18 April 2026 | 06:07 WIB

Tiga warga Jambi yabg menjadi korban penipuan di Kamboja dipulangkan, namun satu orang menghilang saat tiba di Jakarta (Dokumentasi/Diskominfo Jambi)
Tiga warga Jambi yabg menjadi korban penipuan di Kamboja dipulangkan, namun satu orang menghilang saat tiba di Jakarta (Dokumentasi/Diskominfo Jambi)

METROJAMBI.COM - Tiga warga Provinsi Jambi yang sempat terjebak dalam sindikat penipuan daring (online scam) di Kamboja akhirnya dipulangkan ke tanah air.

Namun dari tiga orang tersebut, hanya dua yang terpantau tiba di Jambi, sementara satu orang lainnya dilaporkan menghilang setibanya di Jakarta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Provinsi Jambi, Ahmad Bestari, mengonfirmasi bahwa warga yang telah sampai di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah tersebut adalah Silva dan Andre, warga Kota Jambi.

Baca Juga: Rekrutmen Puluhan Ribu Manajer Koperasi Merah Putih, Begini Cara Daftar dan Alur Seleksi…

Sementara itu, satu warga asal Kabupaten Sarolangun bernama Syedhi dinyatakan hilang kontak.

Menurut keterangan Bestari, ketiganya sempat menjalani proses pemeriksaan setibanya di bandara transit.

Setibanya di Jakarta, ketiga WNI tersebut harus melewati proses skrining oleh petugas terkait. Namun Syedhi diketahui menghilang tanpa konfirmasi di tengah proses tersebut.

Baca Juga: Bantah Tuduhan Lakukan Penipuan, Kuasa Hukum Pegawai Honorer Pemprov Siap Lapor Balik

"la menghilang tanpa konfirmasi. Karena setiba di Jakarta mereka kan di-skrining dulu oleh petugas, tapi tidak tahu Syedhi menghilang ke mana," ujar Bestari.

Ia menegaskan bahwa kepulangan para korban ini tidak menggunakan anggaran kelembagaan pemerintah secara formal, melainkan murni bantuan pribadi dari Gubernur Jambi, Al Haris.

Hal ini disebabkan status keberangkatan mereka ke Kamboja yang bersifat non-prosedural.

Baca Juga: Luka Tak Menghentikan Nyali, Emi Desrita Yanti Warga Sungai Penuh Gagalkan Aksi Curas di Rumahnya

"Secara kelembagaan, mereka ini kerja ilegal jadi tidak bisa difasilitasi oleh pemerintah. Maka atas dasar kemanusiaan dan kekhawatiran terhadap keselamatan warga Jambi di luar negeri, Pak Gubernur berniat menanggung ongkos kepulangan mereka," ungkapnya.

Bestari juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri dengan iming-iming gaji besar namun melalui jalur tidak resmi, guna menghindari kasus serupa di masa mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ikbal Ferdiyal

Tags

Rekomendasi

Terkini

X