METROJAMBI.COM – Ketua RT 30, Kelurahan Mayang Mangurai, Kota Jambi membenar jika salah satu penumpang kecelakaan hilekopter jenis PK-CFX milik KPN Plantation yang jatuh adalah warganya.
Dedy mengaku menerima kabar duka tersebut dari pihak keluarga korban pada Kamis malam. Hililopter yang ditumpangi Fauzi O jatuh di Nanga Taman, Sekadau, Kalimantan Barat, pada 16 April 2026.
“Saya dapat kabar itu sekitar pukul 19.00 WIB dari pihak keluarga yang menghubungi saya langsung. Awalnya memang belum ada kepastian, keluarga masih berharap korban selamat. Tapi kemudian ada informasi bahwa yang bersangkutan meninggal dunia akibat kecelakaan,” ujar Dedy.
Menurutnya, saat ini pihak keluarga telah berangkat ke Pontianak untuk menjemput jenazah almarhum. Rencananya, jenazah akan tiba di Jambi pada Sabtu besok.
“Insyaallah besok siang sudah sampai di Jambi,” katanya.
Suasana di rumah duka sudah mulai terasa sejak kabar tersebut diterima. Warga bersama keluarga telah menggelar doa bersama atau tahlilan sejak Kamis malam.
Baca Juga: Jika AS dan Israel Agresif, Iran akan Berikan Balasan yang Membuat Musuh Menyesal Jari di Pelatuk
“Kemarin malam sudah mulai tahlilan. Pagi ini juga sudah dipasang tenda, dan malam nanti akan dilanjutkan dengan yasinan malam kedua,” tambahnya.
Dedy menjelaskan, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan aktif dalam kegiatan lingkungan saat berada di Jambi. Fauzi diketahui bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit di wilayah Pontianak.
“Beliau orangnya baik, ramah, dan kalau sedang di Jambi aktif dalam kegiatan RT. Pekerjaannya di perkebunan sawit di Pontianak. Usianya sekitar di atas 50 tahun,” jelasnya.
Baca Juga: Rekrutmen Puluhan Ribu Manajer Koperasi Merah Putih, Begini Cara Daftar dan Alur Seleksi…
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang mengenalnya sebagai pribadi yang bersahaja dan mudah bergaul.