BPBD juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, Manggala Agni, perusahaan, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dini.
Baca Juga: Penyelewengan Solar Subsidi Dibongkar Polda Jambi, SPBU Lubuk Landai Bungo Terancam Ditutup
Edukasi kepada masyarakat terkait bahaya membuka lahan dengan cara membakar juga akan terus ditingkatkan.
Dengan serangkaian langkah tersebut, BPBD Tanjabtim berharap dapat menekan risiko bencana seminimal mungkin, baik kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan, selama periode El Nino berlangsung.
“Intinya, kami berkomitmen untuk terus berupaya mengurangi risiko bencana di wilayah Tanjabtim melalui kesiapsiagaan dan koordinasi yang matang,” tutup Amri Juhardi.
Baca Juga: Apakah Gaji 13 ASN Terdampak Efesiensi Anggaran? Ini Kata Purbaya…