Harga Terjun Bebas, Petani Cabai di Kerinci Pilih Tebang Tanaman yang Sudah Berbuah

Photo Author
Dedi Aguspriadi, Metro Jambi
- Selasa, 14 April 2026 | 16:39 WIB

Petani di Kerinci tebang tanaman cabainya, karena kesal harga cabai murah. (Dedi Aguspriadi/metrojambi.com)
Petani di Kerinci tebang tanaman cabainya, karena kesal harga cabai murah. (Dedi Aguspriadi/metrojambi.com)

METROJAMBI.COM – Nasib pahit dialami petani cabai di Kabupaten Kerinci. Di tengah harapan panen yang seharusnya membawa keuntungan, justru harga cabai di pasaran anjlok tajam.

Kondisi ini memaksa seorang petani mengambil langkah ekstrem dengan menebang tanaman cabainya meski sudah berbuah lebat.

Aksi tersebut menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat sang petani dengan perasaan berat menebangi tanaman yang sebelumnya dirawat penuh harapan.

Baca Juga: Gus Ipul Ungkap Data Bansos Baru: Kapan Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2?

Meski waktu pasti kejadian belum diketahui, dalam video terdengar percakapan antara petani dan perekam yang menggambarkan situasi sulit yang mereka hadapi.

Berdasarkan penelusuran, anjloknya harga cabai menjadi penyebab utama. Di sisi lain, biaya produksi seperti pupuk dan obat-obatan terus mengalami kenaikan, membuat petani tidak lagi mampu menutup modal.

“Harga pupuk mahal, harga obat mahal, tidak sebanding dengan harga cabai. Lebih baik diganti dengan tanaman lain,” ujar petani tersebut dalam video yang beredar.

Baca Juga: Araghchi: Tuntutan AS yang Berlebihan Penyebab Kegagalan Negosiasi Iran-AS

Fenomena ini mencerminkan persoalan klasik di sektor pertanian, khususnya hortikultura. Fluktuasi harga yang tidak menentu kerap membuat petani berada di posisi rentan, bahkan saat memasuki masa panen.

Para petani pun berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga serta membantu menekan biaya produksi. Tanpa intervensi yang jelas, kejadian serupa dikhawatirkan akan terus berulang dan semakin merugikan petani di daerah.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ahmad Ridho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X