daerah

Warga SAD di Sarolangun Jambi Bentrok dengan Keamanan PT SAL, Dua Alami Luka Bacok dan Tiga Alami Luka Tembak

Senin, 13 April 2026 | 12:05 WIB
Korban bentrok yang alami luka dilarikan ke pelayann kesehatan terdekat. (Mario Dwi Kurnia/metrojambi.com)

METROJAMBI.COM - Ratusan warga Suku Anak Dalam (SAD) di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun Jambi terlibat bentrok dengan pihak keamanan perusahaan PT Sari Aditya Loka (SAL) di wilayah setempat.

Menurut informasi yang didapat, dua orang dari warga SAD mengalami luka bacok dan tiga orang lainnya dari pihak perusahaan mengalami luka tembak.

Camat Air Hitam, Fatur membenarkan adanya kericuhan yang terjadi. Menurutnya, awal mula kejadian berawal ketika SAD melakukan aksi ke perusahaan dan telah dilakukan proses mediasi.

Baca Juga: Kado Spesial dari Presiden untuk ASN dan Pensiunan: Benarkah Kenaikan Gaji?

“Saya bersama Pak Kapolsek dan Kades memediasi dengan pihak PT SAL. Karena pihak PT SAL ini memperketat pengamanannya dengan menggandeng pihak acorcing migas itu yang kebanyakan orang kita dari NTT,” katanya, Senin (13/4).

Diceritakan, lebih kurang terdapat puluhan pihak keamanan yang didatangkan pihak perusahaan dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga menimbulkan protes dari warga SAD.

“SAD ini sebelumnya melakukan manen-manen itukan jadi mungkin dihalang-halangi sehingga ada aksi mereka rame-rame dan kita mediasi. Mediasi itu sudah selesai, tuntutan dari SAD itu pertama minta tanah adat mereka yang dulu dan agar warga NTT itu balik ke kampung halamannya,” ujarnya.

Baca Juga: Alfin Datangi Pasar Tanjung Bajure, Pedagang Ungkap Masalah Nyata di Lapangan

Setelah usai dimediasi, Camat menyebut warga SAD yang akan pulang ke rumah masing-masing tiba-tiba bertemu dengan pihak keamanan perusahaan hingga terjadi chaos.

“Begitu dalam perjalanan, SAD ini pulang ke rumah masing-masing, misah. Di pos 1 inti 2 ketemulah dengan security dari NTT tadi. Disitulah dua (SAD_red) orang dibacok, dibawa ke klinik hingga ke rumah sakit di Merangin,” jelasnya.

Merasa tak terima, rekan SAD mengalami luka bacok. Rombongan SAD lalu menyerang hingga chaos dan terjadi penembakan.

Tiga orang dari pihak keamanan perusahaan PT SAL dikabarkan mengalami luka tembak akibat bentrokan dengan warga SAD.

“Ada yang di perut, kaki dan dada. SAD melakukan pembakaran di salah satu rumah di camp,” ungkapnya.

Baca Juga: Nyaris Kabur ke Kota Jambi, Polres Tanjabbar Ringkus Spesialis Pembobol Rumah dan Pencurian Kabel Listrik

Menariknya, pihak kepolisian belum memberikan keterangan mengenai kejadian tersebut meski seluruh pihak sudah diupayakan konfirmasi oleh Metrojambi.com.*

Tags

Terkini