daerah

Baru Menjabat, Kadis DLH Kerinci Hadapi Persoalan Sampah 134 Ton per Hari

Selasa, 14 April 2026 | 20:37 WIB
Produksi sampah di Kerinci mencapai 134 ton per hari. (dok/metrojambi.com)

DLH juga telah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian PUPR, meskipun masih ada sejumlah dokumen yang perlu dilengkapi.

Selain itu, DLH juga tengah menjajaki kerja sama dengan PT Semen Padang untuk memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar alternatif industri.

“Industri sekarang mulai mengurangi penggunaan batu bara. Ini peluang bagi kita untuk memanfaatkan sampah sebagai energi alternatif,” katanya.

Kerja sama tersebut masih menunggu penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Dalam waktu dekat, DLH berencana mengajak Bupati Kerinci untuk bertemu langsung dengan pihak perusahaan.

Baca Juga: Pemkab Merangin Upayakan Peningkatan PAD Melalui Pelelangan Kendaraan Tua

Dalam upaya mengatasi sampah liar, DLH akan memperkuat koordinasi hingga tingkat kecamatan dan RT agar setiap wilayah memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS).

“Kalau TPS tersedia di setiap wilayah, maka sampah tidak lagi dibuang sembarangan. DLH nantinya akan fokus pada pengangkutan,” sebutnya.

Sementara itu, program bank sampah di Kerinci masih sangat terbatas. Saat ini baru terdapat satu inisiatif di Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, namun belum berjalan optimal.

“Kami ingin ke depan bank sampah bisa berkembang di banyak desa, sehingga masyarakat bisa merasakan langsung manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah,” tutupnya.*

Halaman:

Tags

Terkini