Pemprov Jambi Siapkan Status Siaga Darurat Karhutla

Photo Author
Ikbal Ferdiyal, Metro Jambi
- Sabtu, 18 April 2026 | 07:04 WIB

Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah (Metrojambi.com/M Ichsan)
Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah (Metrojambi.com/M Ichsan)

METROJAMBI.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tengah menyiapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Penyiapan status ini mengacu pada prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait fenomena El Nino yang berpotensi memicu kekeringan ekstrem.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan, sampai saat ini baru dua kabupaten yang suratnya sudah naik ke bupati, yaitu Kabupaten Batang Hari dan Muaro Jambi.

Baca Juga: Jenazah Warga Jambi Korban Kecelakaan Helikopter di Kalimantan akan Tiba Besok

Hari Senin (20/4) jika dua SK (Surat Keputusan) itu sudah diserahkan ke BPBD Provinsi Jambi, kami naikkan status menjadi siaga darurat," kata Bachyuni.

Bilamana status sudah dinaikkan, kata dia, pemerintah tinggal menyusun perkuatan personel untuk bergerak di lapangan.

Untuk meningkatkan status tersebut, lanjut Bachyuni, minimal ada dua usulan dari kabupaten/kota.

Baca Juga: Alung Tersangka Kasus 58 Kilogram Sabu Kabur dari Ruang Penyidik Polda Jambi Hanya Pakai Kaos dan Celana Pendek

Sejauh ini Kabupaten Batang Hari dan Muaro Jambi telah menyatakan kesiapan mendorong status penanganan karhutla di Jambi dari kesiapsiagaan menjadi siaga darurat.

Menurut prakiraan BMKG, periode April hingga Mei hujan dengan intensitas rendah hingga lebat masih berpotensi terjadi di Jambi, terutama di bagian barat meliputi Kabupaten Merangin dan Bungo.

Meski masih memiliki potensi hujan hingga bulan depan, Pemprov Jambi tetap mengambil langkah antisipasi berupa rencana Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) bekerja sama dengan perusahaan perkebunan dan kehutanan.

Baca Juga: Bantah Tuduhan Lakukan Penipuan, Kuasa Hukum Pegawai Honorer Pemprov Siap Lapor Balik

Operasi tersebut akan menyasar kawasan rawan kebakaran, terutama di wilayah gambut. Hanya saja, kata dia, terkait mekanisme modifikasi cuaca, pihaknya baru akan melakukan jika sudah ditemukan awan yang mengandung air cukup.

Berdasarkan data sebaran lahan gambut di Provinsi Jambi mencapai 491.131 hektare, dengan rincian Kabupaten Muaro Jambi 202.133 hektare, Kabupaten Tanjung Jabung Barat 100.287 hektare, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur 152.123 hektare.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ikbal Ferdiyal

Sumber: Antara

Tags

Rekomendasi

Terkini

X