Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng dengan Kebijakan DMO

Photo Author
Ikbal Ferdiyal, Metro Jambi
- Jumat, 17 April 2026 | 18:53 WIB

Bulog memastikan stok beras dan minyak goreng aman hingga akhir 2026 (Dokumentasi/Bakom RI)
Bulog memastikan stok beras dan minyak goreng aman hingga akhir 2026 (Dokumentasi/Bakom RI)

Kemendag bersama Dinas yang Membidangi Perdagangan Seluruh Indonesia serta Kementerian/Lembaga juga terus mengintensifkan pengawasan.

"Terutama di momen-momen Hari Besar Keagamaan Nasional untuk memastikan stok tersedia dan harga sesuai HET,” jelas Iqbal.

Baca Juga: Sebut Alung Ditangkap Kembali di Kuala Tungkal, Warga Minta Polda Jambi Ungkap Secara Detail Lokasi Penangkapan dan Persembunyiannya

Menurut Iqbal, secara umum kondisi stok di tingkat pengecer dan pasar pantauan dalam kondisi aman dan harga relatif terkendali. Bahkan, sebanyak 15 provinsi telah mencatatkan harga sesuai HET Rp 15.700 per liter.

Namun demikian, pemerintah masih mencermati adanya disparitas harga di sejumlah wilayah, khususnya di Indonesia Timur dengan harga lebih dari 10 persen di atas HET.

Informasi lebih lanjut terkait perkembangan harga minyak goreng dan komoditas lainnya dapat diakses melalui https://sp2kp.kemendag.go.id/.

Baca Juga: Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Li Claudia Sabet KWP Awards 2026

Kemendag mencermati adanya dinamika pasokan Minyakita di sejumlah pasar rakyat dalam beberapa waktu terakhir.

Oleh karena itu, penyaluran terus dioptimalkan melalui jalur distribusi BUMN, khususnya Perum Bulog dan BUMN Pangan.

"Untuk menjaga keseimbangan pasokan di pasar, Kemendag mendorong pelaku usaha memaksimalkan produksi dan distribusi minyak goreng second brand sebagai alternatif tambahan bagi masyarakat,” imbuh Iqbal.

Baca Juga: Lima Orang Ditangkap Bersama Alung, Tiga Orang Masih DPO

Pengawasan Distribusi

Budi juga menyatakan, Kemendag bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri dan pemerintah daerah terus mengintensifkan pengawasan distribusi Minyakita. Hal ini untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga tetap terjaga.

Selain faktor distribusi, pemerintah juga mewaspadai potensi tekanan dari eksternal seperti kenaikan harga bahan baku kemasan akibat dinamika global dan gangguan jalur logistik internasional.

Baca Juga: Ribuan Warga Kerinci Urus Kartu Kuning, Mayoritas Ternyata Sudah Bekerja

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ikbal Ferdiyal

Tags

Rekomendasi

Terkini

X